Rabu, 17 Juni 2026 | 18:20
NEWS

Lukashenko Menang Telak di Pemilu Belarus 2025

Lukashenko Menang Telak di Pemilu Belarus 2025
Lukashenko

ASKARA – Aleksander Lukashenko kembali meraih kemenangan besar dalam Pemilihan Presiden Republik Belarus dengan perolehan suara mencapai 86,82%. Berdasarkan hasil perhitungan dari 5.325 tempat pemungutan suara (TPS), Lukashenko unggul jauh atas empat kandidat lainnya dalam pemilu yang berlangsung aman dan tertib.

Duta Besar Republik Belarus untuk Indonesia, Dr. Raman Ramanouski, menyatakan kepuasannya terhadap jalannya pemilu yang disebutnya berjalan transparan dan tanpa pelanggaran. Hasil resmi pemungutan suara akan diumumkan pada 5 Februari 2025.

Proses Pemilu dan Partisipasi Tinggi

Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat (CEC) Belarus, Igor Karpenko, dalam konferensi pers pada 27 Januari 2025, mengungkapkan bahwa tidak ada laporan pelanggaran dari pemilih maupun pengamat. Sebanyak 6,9 juta warga masuk dalam daftar pemilih, dan pemilu dianggap sah jika lebih dari 50% pemilih menggunakan hak suaranya.

Dalam pemilu kali ini, 44.361 warga terlibat sebagai pemantau, termasuk 486 pengamat internasional dari 52 negara serta 331 jurnalis asing dari 23 negara. Partisipasi masyarakat dan organisasi politik juga meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya.

Hasil penghitungan suara menunjukkan perolehan suara sebagai berikut:

Aleksander Lukashenko – 86,82%

Sergei Syrankov – 3,21%

Oleg Gaidukevich – 2,02%

Anna Kanopatskaya – 1,86%

Aleksandr Khizhnyak – 1,74%


Untuk memastikan inklusivitas, pemerintah Belarus menyediakan fasilitas khusus di TPS bagi penyandang disabilitas, seperti huruf Braille dan alat bantu bagi tunanetra.

Pemilu Dinilai Transparan dan Demokratis

Belarus mendapat pengakuan atas transparansi pemilu, dengan pengawasan ketat dari berbagai organisasi internasional. Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai, Nurlan Yermekbayev, menyatakan bahwa pemilu Belarus telah memenuhi standar nasional dan internasional. Presiden Parlemen Pan-Afrika, Fortune Charumbira, juga menegaskan bahwa pemilu berlangsung bebas, adil, dan demokratis.

"Media memiliki akses luas untuk memantau seluruh proses pemilu, termasuk di unit militer dan perbatasan. Mereka dapat merekam dan menyaksikan langsung penghitungan suara," ujar Dr. Raman Ramanouski dalam keterangan, Kamis (30/1).

Dengan kemenangan besar ini, Aleksander Lukashenko kembali melanjutkan kepemimpinannya di Belarus, menegaskan dominasinya dalam politik negara tersebut.

Komentar