Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56
COMMUNITY

Buya Asmil Ilyas, Sosok Nyata Tokoh Militer, Akademisi, dan Ulama

Buya Asmil Ilyas, Sosok Nyata Tokoh Militer, Akademisi, dan Ulama
Kolonel Purn H. Dr.Buya Asmil Ilyas MA

ASKARA - Kolonel Purn H. Dr.Buya Asmil Ilyas MA adalah contoh nyata dari tokoh yang tidak hanya berkarir di satu bidang, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai bidang untuk kesejahteraan umat manusia. Beliau dikenal sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar di Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan. 

Sebagai seorang militer, akademisi, dan ulama yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia, beliau memberikan kontribusi yang signifikan bagi negara dan umat, serta meninggalkan teladan yang terus dihormati dan dikenang.  

Buya Asmil juga dikenal sebagai tokoh yang bijaksana, sering memberikan nasihat mengenai pentingnya kedamaian, toleransi, dan persatuan antar umat beragama di Indonesia.

Selain terlibat dalam berbagai bidang, Buya Asmil Ilyas juga aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah. Beliau berperan dalam memperjuangkan kemajuan umat Islam dan juga masyarakat Indonesia secara umum. Aktivitasnya sebagai ulama, akademisi, dan pejuang kemerdekaan memberikan banyak inspirasi bagi generasi muda.

Pria kelahiran di Lagan, pada 1 Februari 1957 meninggalkan banyak sekali warisan berupa pemikiran dan tindakan yang memadukan agama, ilmu pengetahuan, dan semangat perjuangan. Ia dikenal sebagai tokoh yang mengedepankan kedamaian, kecerdasan, dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketua Dewan Pakar Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) itu lahir di sebuah keluarga yang religius, yang menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Ia memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat, mengenyam pendidikan di pesantren dan juga pendidikan formal lainnya.

Pendidikan agamanya membuatnya menguasai berbagai disiplin ilmu, terutama di bidang agama Islam. Hal ini menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati dalam masyarakat, baik sebagai ulama maupun sebagai pendidik.

Masa kecilnya di habiskan di Sumatera Barat. Tercatat, ia menempuh pendidikan dasar dan menengah pertama di Punggasan yakni di SD Muara Kandis dan MTSN Punggasan.

Selanjutnya ia menempuh pendidikan di MAN Bayang dan menyelesaikannya tahun 1973.Selepas itu, ia melanjutkan pendidikan D-III di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang. Sekarang bernama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.Ia lulus dari kampus tersebut di tahun 1976. Lalu menyambung pendidikan yang lebih tinggi lagi. Terakhir, ia menamatkan pendidikan S-3nya di Universitas Ibnu Kaldun di tahun 2012.

Ia memasuki dunia militer pada tahun 1986 dengan jabatan pertama Pama Puspom Ad. Setelah malang melintang di dunia militer, ia pensiun dengan pangkat Kolonel. Jabatan terakhir yang dipegangnya adalah Kasubag Mental Kementerian Pertahanan. Selain itu, ia masih aktif mengajar hingga saat ini. Tercatat, ia merupakan salah satu dosen di Universitas Djuanda Bogor

Berikut adalah ringkasan biografinya:

1. Karir Militer

Buya Asmil Ilyas memiliki latar belakang militer yang kuat. Beliau pernah menjabat dengan pangkat terakhir Kolonel di TNI Angkatan Darat. Pengalaman dan keahlian militernya telah membentuk karakter dan kepemimpinannya.

Sebagai seorang militer yang berperan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia terlibat dalam perjuangan fisik pada masa awal kemerdekaan, terutama pada periode revolusi Indonesia. 

Latar belakang militernya juga mengasah ketangguhan dan kedisiplinan, serta memberikan kontribusi dalam menjaga stabilitas negara melalui peranannya di bidang militer.

2. Akademisi dan Pendidik

Setelah pensiun dari militer, Buya Asmil Ilyas melanjutkan karirnya di dunia akademisi. Beliau menjadi dosen di salah satu institusi pendidikan tinggi di Indonesia, di mana beliau berkontribusi dalam pengajaran dan penelitian.

Ia mengajar di berbagai lembaga pendidikan dan berkontribusi dalam pengembangan intelektual serta pendidikan karakter.

Sebagai seorang akademisi, Buya Asmil Ilyas menekankan pentingnya pendidikan dan pengembangan karakter bangsa. Beliau sering memberikan ceramah dan kuliah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, baik itu agama, sosial, maupun politik.

3. Peran Sebagai Ulama

Selain sebagai akademisi, Buya Asmil Ilyas juga dikenal sebagai ulama yang berdedikasi. Beliau sering memberikan ceramah dan kajian tentang Islam, serta turut serta dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan untuk masyarakat.

Sebagai seorang ulama, Buya Asmil Ilyas memiliki pengaruh besar dalam membimbing masyarakat, terutama di bidang agama. Ia memberikan pemahaman yang seimbang antara ilmu agama dan wawasan umum, serta selalu mengajak umat Islam untuk menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar