Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:05
NEWS

Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Tidak Sehat
Kualitas udara Banjarbaru masuk kategori tidak sehat (Dok BMKG)

ASKARA – Kualitas udara di Banjarbaru hari ini, Kamis (26/12), pukul 07.00 WITA, tercatat memiliki konsentrasi partikulat halus (PM2.5) sebesar 61.4 µm/m³. Berdasarkan standar kualitas udara, angka ini tergolong dalam kategori "Tidak Sehat". Kondisi tersebut dapat berdampak serius pada kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan riwayat penyakit pernapasan.

Dari data BMKG, Partikulat PM2.5 merupakan partikel halus yang dapat menembus jauh ke dalam sistem pernapasan manusia. Partikel ini berpotensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, gangguan pernapasan, hingga memperburuk kondisi kesehatan pada individu dengan penyakit kronis. Oleh karena itu, paparan berkepanjangan terhadap PM2.5 harus dihindari untuk mencegah dampak yang lebih serius.

Warga Banjarbaru diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi hari ketika konsentrasi polutan cenderung lebih tinggi. Penggunaan masker N95 juga disarankan untuk memberikan perlindungan maksimal. Selain itu, masyarakat perlu memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik dan mengurangi penggunaan alat yang menghasilkan polusi udara.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah-langkah mitigasi guna menekan polusi udara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penyemprotan air di jalan-jalan utama untuk mengurangi debu dan memperketat pengawasan terhadap sumber polusi, seperti industri dan kendaraan bermotor. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas udara juga perlu digalakkan.

Kondisi kualitas udara akan terus dipantau, dan informasi terbaru akan disampaikan secara berkala. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat untuk melindungi diri dan keluarga dari dampak buruk polusi udara.

 

 

Komentar