Senin, 15 Juni 2026 | 22:05
NEWS

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pengamanan Perbatasan, PLBN Sei Nyamuk Latih Kemampuan PBB

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pengamanan Perbatasan, PLBN Sei Nyamuk Latih Kemampuan PBB
Tenaga Pengamanan Perbatasan PLBN Sei Nyamuk latihan PBB

ASKARA - Dalam upaya meningkatkan disiplin dan membentuk sikap profesional pada tenaga pengamanan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Nyamuk bekerja sama dengan Koramil 0911-02/Sebatik menyelenggarakan pelatihan peraturan baris berbaris (PBB) selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 7 hingga 9 November 2024. 

Kegiatan ini berlangsung di area PLBN Sei Nyamuk dan diikuti oleh puluhan personel keamanan yang bertugas di perbatasan tersebut.

Kepala PLBN Sei Nyamuk, Hariman Latuconsina, menyampaikan bahwa pelatihan PBB ini adalah salah satu upaya untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya keterampilan dasar dalam berbaris yang dilakukan secara disiplin dan terkoordinasi. Menurut Hariman, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan tenaga pengamanan di kawasan perbatasan.

“Pelatihan ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan tenaga keamanan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, loyalitas, dan rasa tanggung jawab. Melalui pelatihan PBB ini, diharapkan jiwa disiplin akan tertanam pada semua tenaga keamanan dan membentuk karakter serta sikap yang baik,” ujar Hariman, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (18/11).

Pelatihan baris berbaris mencakup berbagai gerakan dasar seperti sikap sempurna yang benar, sikap istirahat di tempat, berjalan, hingga penghormatan. Tak hanya itu, pelatihan juga diselingi dengan latihan fisik ringan yang dirancang untuk meningkatkan kebugaran fisik serta koordinasi motorik para peserta. 

Hariman menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik, tetapi juga bertujuan mengasah mental dan keterampilan kepemimpinan.

“Melalui latihan ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan, memahami hierarki, serta mampu menjalankan instruksi dengan tepat. Semua elemen ini penting dalam menunjang pelaksanaan tugas-tugas mereka di lapangan,” jelas Hariman.

Ia mengungkapkan bahwa baris berbaris bukan sekadar gerakan fisik semata. Menurutnya, kegiatan ini melibatkan aspek psikologis yang mampu membentuk pola pikir disiplin dan tanggung jawab.

“Pelatihan baris berbaris membantu personel untuk memahami pentingnya kekompakan dan kerjasama dalam tim. Ini adalah dasar yang diperlukan dalam menghadapi situasi-situasi menantang di wilayah perbatasan, di mana kesigapan dan koordinasi sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Hariman menambahkan bahwa program pelatihan seperti ini akan terus diadakan secara berkala untuk menjaga dan meningkatkan kesiapan tenaga keamanan di PLBN Sei Nyamuk. 

Menurutnya, PLBN yang terletak di perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut memerlukan personel dengan disiplin tinggi dan kesiapan maksimal dalam menjalankan tugas, mengingat tingginya intensitas aktivitas di kawasan perbatasan.

“Kami berencana untuk melanjutkan program-program serupa di masa mendatang. Kami yakin bahwa pelatihan PBB ini akan menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk personel keamanan yang andal dan siap menghadapi tantangan apa pun di perbatasan,” tegas Hariman.

Di akhir pelatihan, dilakukan sesi evaluasi untuk menilai performa dan peningkatan keterampilan peserta. Para pelatih dari Koramil 0911-02/Sebatik memberikan penilaian positif terhadap semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para peserta.

Dengan pelatihan ini, PLBN Sei Nyamuk berharap bisa terus mengembangkan tenaga pengamanan yang memiliki keterampilan mumpuni, sikap yang disiplin, dan semangat kebersamaan. Semua elemen tersebut sangat esensial untuk menjaga keamanan dan kedaulatan di wilayah perbatasan yang menjadi gerbang penting bagi Indonesia.

Komentar