Rabu, 22 Juli 2026 | 05:16
NEWS

Prof. Rokhmin Dahuri Dukung Rencana Pemerintah Putihkan Utang Petani, Nelayan dan Pelaku UMKM

Prof. Rokhmin Dahuri Dukung Rencana Pemerintah Putihkan Utang Petani, Nelayan dan Pelaku UMKM
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MSi

ASKARA - Anggota DPR RI, Prof. Dr. Ir.  Rokhmin Dahuri, MSi menyambut positif rencana pemerintah untuk memutihkan utang petani, nelayan, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

"Kebijakan ini berdampak positif terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat bawah dan menumbuhkembangkan ekonomi sektor mikro di masyarakat," ujar Prof Rokhmin Dahuri kepada media di Jakarta, dikutip Jum'at (1/11).

Menurutnya, langkah ini merupakan kebijakan yang sangat tepat dan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Tulang Punggung Perekonomian 

Prof. Rokhmin Dahuri menekankan bahwa petani dan nelayan merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Mereka berperan penting dalam menyediakan kebutuhan pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional. Namun, banyak dari mereka yang masih menghadapi kesulitan finansial akibat utang yang menumpuk. 

Menurutnya, dengan adanya kebijakan pemutihan utang, diharapkan beban finansial mereka dapat berkurang sehingga mereka dapat fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan.

Selain petani dan nelayan, pelaku UMKM juga akan mendapatkan manfaat besar dari kebijakan ini. UMKM merupakan sektor yang sangat vital dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% PDB dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. 

"Dengan pemutihan utang, pelaku UMKM akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani oleh utang yang menghambat pertumbuhan," tegasnya.

Guru Besar IPB University tersebut juga menyoroti bahwa kebijakan pemutihan utang ini merupakan langkah strategis untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. 

Pandemi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian, terutama bagi sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. 

"Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan sektor-sektor tersebut dapat bangkit kembali dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.

Prof. Rokhmin Dahuri berharap bahwa kebijakan pemutihan utang ini dapat diikuti dengan kebijakan-kebijakan lain yang mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. 

"Pemerintah perlu terus memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, akses ke teknologi, dan bantuan finansial agar petani, nelayan, dan pelaku UMKM dapat terus berkembang dan berkontribusi positif bagi perekonomian Indonesia,"  kata Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia pada Kabinet Gotong Royong (2001-2004) itu.

Komentar