Signifikasi Resepsi Diplomatik KBRI BSB 2024
ASKARA - Perayaan Resepsi Diplomatik dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke-79 tahun 2024 memiliki makna signifikan. Resepsi Diplomatik diselenggarakan 2 (dua) hari terbentuknya Pemerintahan Baru. Pada tanggal 20 Oktober 2024, Presiden RI ke-8, Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI ke-14 dilantik di Komplek DPR RI.
Sebanyak 300 tamu undangan terpukau dengan penampilan tari-tarian Indonesia dalam Resepsi Diplomatik memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan RI tanggal 22 Oktober 2024 di Songket Ballroom Hotel Rizqun, Bandar Seri Begawan. Tidak hanya itu, para tamu juga dibuat kagum dengan tampilan dekorasi acara yang sarat hiasan yang menggambarkan tujuan-tujuan wisata utama Indonesia yang dipadupadankan dengan rangkaian foto yang menggambarkan perjalanan 40 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Brunei Darussalam.
“Tahun ini genap 40 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Brunei dengan display foto-foto perjalanan hubungan kedua negara mulai dari era Soeharto hingga kehadiran His Majesty Sultan Hassanal Bolkiah pada acara Pelantikan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Foto-foto ini menggambarkan kedekatan dan keakraban kedua negara selama ini,“ ujar Kuasa Usaha ad interim (KUAI) KBRI Bandar Seri Begawan, Irwan Iding saat menjelaskan kepada Yang Mulia Dato Seri Paduka Awang Mohd Riza bin Dato Paduka Haji Mohd Yunus, Wakil Menteri pada Kantor Perdana Menteri yang hadir sebagai Tamu Kehormatan mewakili Sultan Haji Hassanal Bolkiah.
Para tamu undangan yang terdiri dari para pejabat tinggi Pemerintah Brunei, Duta Besar dan kalangan diplomatik, akademisi, pengusaha, maupun perwakilan tokoh masyarakat Indonesia di Brunei terlihat antusias menikmati aneka cita rasa masakan Indonesia dari berbagai daerah, dan dihibur dengan pertunjukan video pariwisata Indonesia.
Dalam sambutannya, Irwan Iding menggarisbawahi arah kebijakan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yaitu keamanan nasional, pembangunan ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Politik luar negeri di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto adalah memperkuat Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif, bertetangga baik, dan menggalang persahabatan. Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.
KUAI KBRI Bandar Seri Begawan itu juga menggambarkan hubungan Indonesia dengan Brunei Darussalam semakin kuat yang ditandai peningkatan pertemuan, saling kunjung, serta komitmen baru yang disepakati di berbagai bidang.
“Dalam 40 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Brunei, kerja sama bilateral kita telah mencapai tingkatan yang baru, yang ditandai oleh berbagai peristiwa penting dan kerja sama yang semakin mendalam, serta menunjukkan kekuatan dan dinamisme kemitraan kita”, ujar Irwan Iding.
Secara khusus KUAI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Sultan Haji Hassanal Bolkiah dalam Upacara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 yang berlangsung di Jakarta tanggal 20 Oktober 2024. Hal ini selain menunjukkan kedekatan hubungan kedua negara tetapi juga kedekatan kedua pemimpin negara. Kedekatan hubungan ini diharapkan dapat ditindaklajuti dengan kerja sama nyata lebih erat ke depannya.
Irwan Iding dalam kesempatan ini kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atas semakin memburuknya situasi yang terjadi di Gaza, dan kembali menegaskan posisi Indonesia yang tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan yang terus terjadi terhadap rakyat Palestina. Indonesia akan selalu mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan hak mereka untuk memiliki negara Palestina yang merdeka. Mengutip kebijakan Presiden Prabowo Subianto, disampaikan bahwa Pemerintah Indonesia selain akan terus memberikan bantuan kepada Palestina, juga akan menyiapkan penampungan untuk warga Palestina, terutama anak-anak untuk berobat di Indonesia.
Acara resepsi diplomatik ini kembali memamerkan keragaman budaya Indonesia yang ditunjukkan melalui penampilan tarian dan dekorasi yang selaras. Pertunjukan tarian dimulai dengan Tari Paduppa dari Sulawesi Selatan untuk menyambut Tamu Kehormatan. Selain itu, selama acara ditampilkan 5 tarian lainnya yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin yaitu Tari Kembang Desa, Tari Remo Boletan, Tari Sekar Hapsari, Tari Yapong, dan Tari Nusantara Abhipraya yang merupakan tarian kreasi berisikan rangkaian tarian khas dari berbagai daerah di Indonesia. Pertunjukan budaya ini dibawakan oleh KBRI Bandar Seri Begawan dan Kelompok Tari dari Jombang dan Yogyakarta yang secara khusus datang untuk memeriahkan resepsi.
Acara resepsi diplomatik ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun ke-79 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh KBRI Bandar Seri Begawan. Sebelumnya telah dilangsungkan rangkaian pertandingan olahraga, Upacara 17 Agustus, Jalan Santai, dan Pasar Rakyat.

Komentar