Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:27
NEWS

TNI Kerahkan 100.000 Personil untuk Amankan Pelantikan Presiden-Wakil Presiden

TNI Kerahkan 100.000 Personil untuk Amankan Pelantikan Presiden-Wakil Presiden
Panglima TNI dan Kapolri ketika memberi pernyataan kepada wartawan (Dok Hersunu)

ASKARA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengerahkan 100 ribu personel dalam Operasi Pengamanan VVIP untuk pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Operasi ini juga mencakup pengamanan tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan yang hadir. Pengamanan berlangsung mulai 17 hingga 23 Oktober 2024.

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menyampaikan bahwa TNI telah siap melakukan pengamanan di berbagai sektor, terutama untuk ring 1 yang akan dijaga oleh Paspampres lengkap dengan sniper dan sistem antidrone. Sementara, ring 2 dan 3 akan dikerahkan personel TNI serta kepolisian. "Kita kerahkan seluruh kekuatan untuk pengamanan VVIP, dengan fokus pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," ujar Jenderal Agus dalam apel gelar pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/10).

TNI juga telah memetakan berbagai potensi ancaman keamanan yang dapat mengganggu jalannya pelantikan. Upaya mitigasi dilakukan bekerja sama dengan Polri dan intelijen, termasuk pemantauan ancaman di dunia maya. "Kita selalu memantau dengan satuan siber dan berkoordinasi dengan Polri serta kementerian terkait," tegas Panglima TNI.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan bahwa pihaknya juga menerjunkan 15 ribu personel polisi yang dibagi dalam delapan satuan tugas. Polri telah memantau potensi aksi unjuk rasa yang mungkin terjadi pada hari pelantikan. "Kami bersama Panglima TNI akan bekerja untuk memitigasi dan meminimalisir potensi gangguan keamanan selama pelantikan," kata Jenderal Listyo. Polri juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran acara, mulai dari titik keberangkatan hingga lokasi pelantikan di Gedung DPR.

Komentar