Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:19
NEWS

Qodari Sebut Herindra Ditunjuk jadi Kepala BIN Sosok yang Tepat

Qodari Sebut Herindra Ditunjuk jadi Kepala BIN Sosok yang Tepat
Muhammad Herindra

ASKARA – DPR RI telah menyetujui Wakil Menteri Pertahanan Letnan Jenderal (Purn) TNI Muhammad Herindra menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai, penunjukan Muhammad Herindra sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) merupakan langkah yang tepat.

Qodari membeberkan empat alasannya. 

Pertama, kata Qodari, Herindra memiliki pengalaman militer yang cukup sehingga dinilai sosok yang tepat untuk mengembangkan BIN ke depan.

"Saya meyakini bahwa penunjukan Pak Herindra itu sudah sangat tepat, ditinjau dari beberapa aspek. Pertama, beliau ini adalah dulu taruna terbaik dari Akademi Militer, beliau dulu Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama. Jadi, dia lulusan terbaik Akademi Militer pada tahun 1987," kata Qodari kepada para wartawan, Kamis (17/10).

Kedua, sebut Qodari, Herindra memiliki pengalaman kepemimpinan, khususnya di bidang militer yang sangat lengkap. 

Menurut Qodari, hal itu menjadi fondasi bagi Herindra dalam membaca situasi masyarakat di lapangan dan merespons perkembangan lingkungan, baik secara global, regional, maupun nasional.

"Pengalamannya dalam jabatan di militer sudah sangat lengkap, termasuk menjadi Pangdam Siliwangi. Jadi, Pangdam itu membuat seorang pemimpin harus memahami berbagai situasi dan kondisi di suatu daerah, termasuk aspek-aspek sosial dan politik yang diperoleh dari intelijen," ujar Qodari.

Ketiga, lanjut Qodari, Herindra merupakan orang kepercayaan Presiden Terpilih Prabowo Subianto lantaran telah bersama-sama memimpin Kementerian Pertahanan.

Qodari menilai posisi Kepala BIN sangat penting dan strategis. 

Oleh karena itu, harus diisi oleh seseorang yang tepercaya dan loyal.

"Beliau adalah orang kepercayaan dari Pak Prabowo, terbukti di antaranya sebagai Wakil Menteri Pertahanan, dan ini penting sekali karena Kepala BIN itu harus loyal kepada presiden," ucap Qodari.

"User utama dari BIN adalah presiden, dan untuk itu semua informasi yang diberikan oleh BIN kepada Bapak Presiden harus akurat dan tepercaya. Syaratnya, kepala BIN harus loyal kepada presiden," imbuh Qodari.

Keempat, tambah Qodari, Herindra sebagai tokoh militer senior yang berpengalaman, disegani dan memiliki jaringan serta komunikasi yang luas dengan berbagai pihak.

"Pak Herindra adalah sosok senior di dunia militer dan keamanan, dan ini akan membuat beliau juga berwibawa dalam mengambil keputusan serta dalam membangun jaringan dan komunikasi dengan berbagai pihak," tutur Qodari.

Qodari mengatakan, dengan jaringannya yang luas, hal tersebut memudahkan tugas Herindra sebagai Kepala BIN dan diyakini mampu mengemban tugasnya dengan baik serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

"Memang Pak Herindra temannya juga banyak, jaringannya luas, dan itu membantu beliau dalam menjalankan tugas sebagai Kepala BIN nanti," tukas Qodari.

"Saya optimistis bahwa Pak Herindra akan sukses menjalankan tugas sebagai Kepala BIN dan akan memberikan kontribusi yang terbaik untuk presiden maupun negara," pungkas Muhammad Qodari.

Komentar