Kamis, 18 Juni 2026 | 01:12
NEWS

Mantan Komisioner Kompolnas Desak Polisi Segera Tindak Tegas Pengeroyokan Anggota PWI Bogor

Mantan Komisioner Kompolnas Desak Polisi Segera Tindak Tegas Pengeroyokan Anggota PWI Bogor
Ilustrasi pengeroyokan (Dok Pixabay)

ASKARA - Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Dr. Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan pernyataan tegas terkait insiden pengeroyokan yang menimpa Zarkasi, seorang anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bogor. Hasibuan mendesak kepolisian, terutama Kapolres Bogor, untuk segera mengambil tindakan tegas dan cepat dalam menangani kasus ini.

“Kapolres Bogor beserta seluruh jajarannya, hingga Polda Jawa Barat, harus segera turun tangan dan mengatasi situasi ini,” ujar Edi Saputra dalam pernyataannya yang diterima pada Rabu (16/10).

Menurut Edi, tindakan premanisme yang mengancam kebebasan pers tidak dapat dibiarkan tumbuh dan berkembang, karena dapat merusak pilar demokrasi di Indonesia.

“Premanisme yang mengganggu kehidupan jurnalis bukan hanya mengancam kebebasan pers, tetapi juga masa depan generasi bangsa. Jangan sampai ini berlanjut,” tambahnya. Edi mendesak agar Kapolres dan jajarannya segera memberantas premanisme di wilayah Bogor.

Edi juga menekankan pentingnya membawa para pelaku ke jalur hukum. “Para pelaku pengeroyokan harus diseret ke ranah hukum dan diproses sampai tuntas. Jangan biarkan mereka menghancurkan kegiatan jurnalistik dan masa depan generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Penindakan tegas terhadap premanisme, lanjut Edi, adalah bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban umum, terutama untuk melindungi jurnalis yang berperan besar dalam menjaga kebenaran dan demokrasi.

Komentar