Kamis, 04 Juni 2026 | 08:34
NEWS

Prof. Rokhmin Dahuri: Perlu Upaya Kolektif Mewujudkan Pembangunan Yang Adil dan Sejahtera di Sumatera Barat

Prof. Rokhmin Dahuri:  Perlu Upaya Kolektif Mewujudkan Pembangunan Yang Adil dan Sejahtera di Sumatera Barat
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS

ASKARA - Ketua DPP PDI-Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. D. Ir. Rokhmin Dahuri MS menegaskan bahwa dengan perencanaan yang tepat, kita dapat mengatasi tantangan-tantangan besar yang dihadapi bangsa saat ini. 

Demikian disampaikan Prof. Rokhmin Dahuri saat memberikan pembekalan pada acara bimbingan teknis (Bimtek) kepada seluruh anggota DPRD Provinsi dan anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat yang terpilih Periode 2024-2029.

Kegiatan yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat, Ahad (13/10), kemarin, juga dihadiri oleh Ketua DPD PDI-Perjuangan Alex Indra Putra.

"Mari bersinergi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua!" ujar Prof. Rokhmin Dahuri yang membahas topik Pola Pembangunan Semesta Berencana untuk Mewujudkan Indonesia Maju, Adil-Makmur, dan Berdaulat  yang menjadi strategi utama dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Anggota DPR RI periode 2024 - 2029 itu menegaskan pastikan untuk memilih kepala daerah pun yang strong, capable, dan berintegritas. Jadi, lanjutnya, perencanaan yang tepat dan benar itu menentukan 50% keberhasilan dari program pembangunan.

Prof. Rokhmin Dahuri menjelaskan, bahwa perencanaan yang matang adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan global seperti disrupsi teknologi dan ketidakstabilan geopolitik. Beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam serta bonus demografi untuk memperkuat daya saing nasional.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan era Kabinet Gotong Royong itu juga menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia menuju 2045 termasuk pertumbuhan ekonomi yang lambat, ketimpangan sosial, serta kerusakan lingkungan. Ia mendorong agar pemerintah dan masyarakat bersinergi dalam menerapkan kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan, inklusif dan inovatif.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rokhmin Dahuri mengingatkan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun perlu upaya kolektif untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Pada dasarnya perencanaan pembangunan itu ada dua pendekatan yang harus digunakan. Satu pendekatan problem base training. Jadi perencanaan pembangunan yang ditujukan untuk mengatasi masalah. Kedua, goal Bade training, atau perencanaan pembangunan untuk mencapai tujuan untuk peningkatan pendapatan dan seterusnya," terangnya.

Dalam konteks ini, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University itu menegaskan, bahwa terdapat 5 Aspek Kesejahteraan Rakyat yang harus menjadi fokus dalam Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Yaitu:

Pertama, Sandang, Pangan, dan Papan; Kedua,  Pendidikan dan Kebudayaan; Ketiga, Kesehatan, Pekerjaan, dan Jaminan Sosial; Keempat, Kehidupan Sosial, Perlindungan Hukum dan HAM; Kelima , Infrastruktur dan Lingkungan Hidup.

Komentar