Perdana di PON, Papua Tengah Raih Empat Medali
ASKARA - Papua Tengah, salah satu daerah otonomi baru yang ikut tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI-2024 Aceh-Sumatera Utara sudah berhasil merebut empat medali, yaitu dua medali perak dan dua medali perunggu yang diraih dari cabang olahraga muaythai hingga Rabu (10/9).
Caesar Avianto selaku Wakil Ketua KONI Provinsi Papua Tengah sampai menitikkan air mata haru saat memberikan keterangan pers di media center di Banda Aceh.
“Apa yang bisa kita dapatkan sampai saat ini luar biasa sekali buat saya. Butuh waktu yang panjang untuk mempersiapkan dan dengan segala keterbatasan, tapi kami tidak mau sia-sia kan kesempatan ini, gas terus tidak pake rem. Di Papua mereka tidak banyak kesempatan untuk melakukan uji coba, tapi mereka bisa meraih prestasi ini. Terima kasih banyak para atlet dan pelatih. Masih ada cabor lain yang juga berjuang untuk menangkat prestasi Papua Tengah,” kata Caesar dengan suara menahan tangis, kemarin.
Selain Papua Tengah, ada tiga daerah otonomi baru Papua yang mencetak debut di PON ini, yaitu Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, serta Papua Selatan. Mereka mendapatkan wild card untuk tampil di pesta olahraga empat tahunan ini.
Menurut Caesar, pemerintah Papua Tengah juga telah berkomitmen memberikan apresiasi atau bonus kepada para atlet dan pelatih yang terlibat dalam meraih medali di PON.
“Sudah ada komitmen bonus untuk mereka yang berprestasi dari gubernur. Besar kecilnya tentu akan ditentukan oleh beliau nanti,” jelas dia.
Hulda Elisabeth Sroyer meraih medali perak kategori perak kategori seni muay thai aerobic putri dan Alinus Waker meraih medali perunggu kategori seni muay thai aerobic putra. Mereka dilatih oleh pelatih kawakan Jones Avorbaba. Kontingen Papua Tengah mendapat dukungan dari PT Freeport Indonesia.
Selain muay thai, Papua Tengah juga berpartisipasi antara lain di cabang olahraga tinju, pencak silat, jujitsu, taekwondo, catur, dan panjat tebing.

Komentar