Kamis, 18 Juni 2026 | 02:10
NEWS

Paus Fransiskus di Istana Negara Menyoroti Kerukunan dan Perdamaian

Paus Fransiskus di Istana Negara Menyoroti Kerukunan dan Perdamaian
Paus Fransiskus dan Presiden Joko Widodo (Dok Vaticannewspt)

ASKARA - Dalam kunjungannya ke Istana Negara, Rabu (4/9),  Paus Fransiskus memberikan pidato yang menekankan pentingnya kerukunan dalam keberagaman, sebuah prinsip yang menjadi fondasi bagi masyarakat Indonesia yang beragam. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden dan seluruh rakyat Indonesia atas sambutan yang hangat, serta menyampaikan penghargaan atas semboyan nasional "Bhinneka Tunggal Ika" yang mencerminkan realitas keberagaman yang disatukan dalam satu bangsa.

Paus Fransiskus menekankan, kerukunan dalam perbedaan dicapai melalui semangat persaudaraan dan upaya bersama untuk melayani kebaikan bersama. Beliau juga menyoroti peran penting para pemimpin politik dalam memperjuangkan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan perdamaian, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Dalam pidatonya, Paus Fransiskus juga menyoroti pentingnya dialog antaragama dalam menghadapi tantangan bersama, seperti ekstremisme dan intoleransi. Paus menegaskan, Gereja Katolik berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam masyarakat untuk menciptakan struktur sosial yang lebih adil dan seimbang.

Mengakhiri pidatonya, Paus Fransiskus berharap agar prinsip-prinsip keadilan sosial, kerukunan, dan berkat ilahi dapat terus menjadi inspirasi bagi rakyat Indonesia dalam membangun masyarakat yang damai dan harmonis. "Semoga Allah memberkati Indonesia dengan perdamaian, demi masa depan penuh harapan," tutupnya.

 

 

Komentar