Rabu, 17 Juni 2026 | 15:40
NEWS

BPJS Kesehatan Tingkatkan Pelayanan Diabetes Melalui Mentoring Spesialis

BPJS Kesehatan Tingkatkan Pelayanan Diabetes Melalui Mentoring Spesialis

ASKARA - Dalam tugasnya menyelenggarakan Program JKN, BPJS Kesehatan selain mengembangkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi peserta JKN, juga megembangkan sistem kendali mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Salah satunya yaitu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari Puskesmas, klinik, praktek dokter umum dan praktek dokter gigi.

FKTP diharuskan memiliki komitmen dalam hal memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi peserta JKN untuk meningkatkan mutu pelayanan melalui beberapa indikator pelayanan kesehatan perorangan, antara lain adalah kasus rujukan non spesialistik dan pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) guna meningkatkan kepuasan peserta JKN terhadap Program JKN.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Dasrial saat membuka kegiatan Pertemuan Mentoring Spesialis Bersama Dokter Spesialis Dengan FKTP Wilayah Duren Sawit dan Jatinegara bertempat di daerah Rawamangun, Jumat (28/06).

Dasrial mengatakan bahwa BPJS Kesehatan perlu berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi dokter di FKTP sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi bersama pelayanan kesehatan dalam menyelenggarakan Program JKN.

Salah satunya yaitu mengadakan kegiatan berupa pertemuan dan diskusi yang membahas kasus dengan tema tata Kelola komprehensif terintegrasi pasien Diabetes Mellitus di layanan primer bersama dokter pembina yang pada kesempatan kali ini dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Yadika yaitu dr. Rylis Maryana, Sp.B. M.Kes.

Dalam pelaksanaan Program JKN terdapat upaya pelayanan kesehatan berupa promotif dan preventif, dimana tujuan dari upaya tersebut adalah untuk mencegah terjadinya risiko penyakit kronis dikemudian hari terhadap pasien sehingga nantinya selaras dengan meningkatnya kepuasan peserta JKN dan juga meningkatkan pelayanan kesehatan.

Hal tersebut juga sebagai investasi jangka panjang dimana return of investment berupa berkurangnya beban finansial dan menurunnya angka kesakitan.

”BPJS Kesehatan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh dokter di FKTP yang telah memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada peserta JKN dan juga ikut bergabung pada kegiatan ini guna meningkatkan kompetensi dokter. Pada kesempatan kali ini kami mengundang dokter spesialis bedah dengan fokus penanganan luka diabetes sehingga dokter di FKTP dapat melakukan penanganan awal saat menemui kasus pasien diabetes. BPJS Kesehatan di rasa perlu ikut berperan dalam meningkatkan mutu layanan di FKTP salah satunya dokter dengan melaksanakan mentoring spesialis, karena dengan meningkatnya mutu layanan di FKTP tentunya kepuasan terhadap peserta pun juga ikut meningkat,” pungkas Dasrial.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Yadika selaku Dokter Pembina, Rylis Maryana mengatakan bahwa mentoring spesialis berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para dokter di FKTP.

Keberadaan dokter sendiri tidak hanya untuk melakukan peran kuratif yaitu serangkaian upaya dan kegiatan pengobatan yang ditujukan untuk penyembuhan penyakit, pengurangan penderitaan akibat penyakit, pengendalian penyakit, atau pengendalian kecacatan agar kualitas penderita dapat terjaga seoptimal mungkin, akan tetapi juga bagaimana kita menjaga masyarakat agar tetap menerapkan pola hidup sehat melalui fungsi promotif dan preventif.

Upaya promotif dan preventif pun ada beberapa cara seperti rutin berolah raga, mengonsumsi makanan yang bergizi, tidur yang cukup, rutin minum air putih dan juga melakukan skrining kesehatan sederhana melalui Aplikasi Mobile JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

“Melihat kondisi saat ini terkait pola makanan minuman yang di jual, seperti boba sampai es teh solo yang harganya sangat murah membuat tingkat kunjungan penyakit diabetes menjadi meningkat. Hal tersebut perlu kita tangani dengan baik dan biasanya saya sarankan bagi pasien yang baru untuk merubah pola hidupnya seperti rutin berolahraga, konsumsi makanan yang sehat dan beristirahat yang cukup. Dokter harus memberikan informasi tentang penyakit yang diderita oleh pasien secara jelas dan transparan sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi media berbagi ilmu antara dokter spesialis rumah sakit dengan dokter di FKTP,” tutup Rylis.

Komentar