Rabu, 17 Juni 2026 | 19:56
COMMUNITY

Dimas Mahesan, Penggemar Anime yang Berbagi Kecintaannya Melalui Komunitas

Dimas Mahesan, Penggemar Anime yang Berbagi Kecintaannya Melalui Komunitas
Penggemar Anime (Dok Askara)

Ghofran Fayyadh Yede
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media 59 SVIPB

ASKARA - Anime, atau animasi Jepang, adalah salah satu bentuk hiburan yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu penggemar anime yang cukup dikenal di kalangan wibu (sebutan untuk penggemar anime dan budaya Jepang) adalah Dimas Mahesan. ia adalah seorang mahasiswa Desain Komunikasi Visual di salah satu universitas swasta di Semarang. Ia mengaku sudah menyukai anime sejak kecil, dan semakin tertarik dengan berbagai genre dan cerita yang ditawarkan oleh anime.

"Anime itu menarik karena bisa menggambarkan imajinasi yang tidak terbatas. Ada banyak anime yang membuat saya terinspirasi, terhibur, atau bahkan terharu," kata Dimas saat diwawancarai, Beberapa anime favorit Dimas antara lain adalah One Piece, Jujutsu Kaisen, Demon Slayer, dan Fullmetal Alchemist. Ia juga sering menonton anime terbaru yang sedang populer, seperti takt op. Destiny, The Strongest Sage With the Weakest Crest, dan Don't Hurt Me, My Healer!

Selain menonton anime, Dimas juga aktif berpartisipasi dalam komunitas Anime Indonesia TV, sebuah akun media sosial yang menyajikan berbagai informasi, ulasan, meme, dan konten menarik seputar anime. Dimas bergabung dengan komunitas ini sejak tahun 2021, dan kini menjadi salah satu admin yang bertanggung jawab atas konten video."Komunitas Anime Indonesia TV itu seperti keluarga bagi saya. Kami saling berbagi kecintaan terhadap anime, dan juga saling mendukung dalam hal kreativitas. Saya senang bisa berkontribusi dalam membuat konten video yang menarik dan bermanfaat bagi para wibu," ujar Dimas.

Salah satu konten video yang dibuat oleh Dimas adalah "Ujian Wibu", sebuah kuis yang menguji pengetahuan para penggemar anime tentang berbagai hal yang berkaitan dengan anime, seperti karakter, judul, cerita, dan lainnya. Video ini cukup populer di kalangan wibu, dan mendapatkan banyak respons positif. Dimas berharap, melalui komunitas Anime Indonesia TV, ia bisa berinteraksi dengan lebih banyak penggemar anime, dan juga menginspirasi orangorang untuk menikmati anime sebagai salah satu bentuk ekspresi diri.

"Anime itu bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga seni. Saya ingin orang-orang bisa menghargai anime sebagai karya yang memiliki nilai estetika, budaya, dan pesan. Saya juga ingin mengajak orang-orang untuk tidak malu atau minder menjadi penggemar anime, karena itu adalah bagian dari identitas kita," tutur Dimas.

Namun, menjadi penggemar anime tidak selalu mudah. Dimas mengaku pernah mengalami beberapa tantangan dan hambatan dalam mengekspresikan kecintaannya terhadap anime. Misalnya, ia pernah mendapat ejekan dari teman-temannya yang tidak suka anime, atau mendapat kesulitan dalam mencari tempat untuk menonton anime secara legal dan aman. "Memang ada beberapa orang yang tidak mengerti atau tidak menghormati hobi saya. Mereka menganggap saya aneh atau kurang dewasa karena suka anime. Padahal, anime itu bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk orang dewasa yang memiliki selera dan minat yang berbeda," ungkap Dimas.

Untuk mengatasi hal ini, Dimas berusaha untuk tetap percaya diri dan tidak peduli dengan pendapat orang lain. Ia juga mencari teman-teman yang memiliki kesamaan dengan dirinya, yaitu para wibu yang bisa saling menghargai dan mengerti. Ia juga berusaha untuk mengedukasi orang-orang tentang anime, dan menunjukkan bahwa anime itu memiliki banyak manfaat dan keunggulan. "Anime itu bisa membantu saya untuk belajar banyak hal, seperti bahasa Jepang, budaya Jepang, sejarah, sains, filsafat, dan lainnya. Anime juga bisa membantu saya untuk mengembangkan keterampilan dan bakat saya, seperti menggambar, menulis, mengedit video, dan lainnya. Anime juga bisa membantu saya untuk mengatasi stres dan masalah hidup, karena anime itu bisa memberikan motivasi, hiburan, dan pelajaran hidup," papar Dimas.

Dimas juga mengaku bahwa anime telah membawa banyak perubahan positif dalam hidupnya. Ia mengatakan bahwa anime telah membuatnya menjadi orang yang lebih kreatif, berani, terbuka, dan bahagia. Ia juga mengatakan bahwa anime telah membantunya untuk menemukan tujuan dan mimpi hidupnya. "Salah satu mimpi saya adalah bisa pergi ke Jepang, dan melihat langsung tempat-tempat yang ada di anime. Saya juga ingin bisa bertemu dengan orang-orang yang terlibat dalam pembuatan anime, seperti pengarang, sutradara, pengisi suara, dan lainnya. Saya juga ingin bisa berkontribusi dalam industri anime, entah sebagai penulis, pengkritik, atau apapun yang bisa saya lakukan," kata Dimas.

Untuk mewujudkan mimpinya, Dimas tidak hanya mengandalkan hobi dan passion-nya saja, tapi juga usaha dan kerja kerasnya. Ia mengatakan bahwa ia selalu berusaha untuk belajar dan meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya tentang anime dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Ia juga mengatakan bahwa ia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam setiap konten yang ia buat. "Saya selalu berusaha untuk membuat konten yang berkualitas, informatif, dan menarik. Saya juga selalu berusaha untuk mendengarkan dan menghargai pendapat dan kritik dari para penonton dan penggemar anime lainnya. Saya juga selalu berusaha untuk menjaga etika dan profesionalisme dalam membuat konten, dan tidak melanggar hak cipta atau norma yang berlaku," jelas Dimas.

Dengan sikap dan semangatnya yang luar biasa, Dimas Mahesan telah membuktikan bahwa menjadi penggemar anime bukanlah hal yang buruk atau memalukan, tapi justru hal yang positif dan mengagumkan. Ia telah membuktikan bahwa anime bukanlah hal yang sia-sia atau remeh, tapi justru hal yang berharga dan bermakna. 

Dimas Mahesan adalah salah satu contoh dari banyaknya wibu yang ada di Indonesia, yang memiliki kecintaan dan dedikasi yang tinggi terhadap anime, seseorang yang patut diacungi jempol, dicontoh dan dibanggakan. Dimas Mahesan berbagi dan berkontribusi dalam komunitas anime, yang saling mendukung dan menginspirasi satu sama lain. Ia adalah salah satu contoh dari banyaknya wibu yang menghormati dan mengapresiasi anime sebagai sebuah seni, yang memiliki nilai dan pesan yang luar biasa.

 

 

Komentar