Perjalanan Sukses Dewindah
Di Balik Kesuksesan Bisnis Zona Outdoor dengan Omset 15-17 Juta per Bulan
Aulia Nur Hasna Mahasiswa
Sekolah Vokasi IPB University, Program Studi Komunikasi Digital dan Media
ASKARA - Membangun bisnis di usia muda memang merupakan tantangan yang tidak mudah. Meskipun memiliki impian untuk meraih omset besar, kenyataannya memulai bisnis dari nol selalu dihadapkan pada berbagai masalah awal dan tantangan yang tidak terduga. Proses ini seringkali membutuhkan ketekunan, keberanian, dan kreativitas yang luar biasa.
Dalam menghadapi langkah awal tersebut, kita seringkali dihadapkan pada ketidakpastian, kurangnya pengalaman. Namun, justru dari kesulitan-kesulitan tersebut lah kita belajar untuk menjadi lebih kuat dan tangguh. Setiap masalah yang dihadapi menjadi pelajaran berharga yang membantu kita tumbuh dan berkembang sebagai seorang pengusaha.
Dewindah Ayu Lestari Kaltiningsih atau lebih dikenal dengan panggilan Dewi adalah sosok inspiratif di balik suksesnya bisnis Zona Outdoor. Wanita kelahiran Balikpapan, 1 Juli 2003 merupakan seorang Mahasiswi Universitas Telkom. Zona Outdoor tak hanya menjadi sumber penghasilan Dewi di usia muda tetapi juga menghadirkan layanan yang penting bagi para petualang dan pecinta alam.
Kisah suksesnya dimulai pada tahun 2020, sebelum adanya pandemi Covid-19 melanda. Awalnya, Dewi hanya bermimpi memiliki koleksi lengkap alat hiking untuk kebutuhan pribadinya. Namun, kendala harga yang tinggi mendorongnya untuk memikirkan solusi yang lebih luas. Dari situlah muncul gagasan untuk membuka usaha sewa alat hiking, dengan harapan tidak hanya memenuhi kebutuhan pribadinya tetapi juga memberikan layanan kepada masyarakat umum dan para pecinta alam.
Dalam membangun bisnis di usia muda pastinya tidak luput dari banyaknya masalah dan tantangan. Namun tantangan tersebut tidak menghentikan langkah Dewi. Meskipun awalnya minim pengetahuan tentang alat hiking, Dewi memperlihatkan sifat keingintahuan yang tinggi dan tekad untuk terus belajar.
Namun nyatanya pandemi Covid-19 menjadi awalan ujian berat, namun Dewi memilih untuk tetap maju. Saat bisnis sewa alat camping belum bisa berjalan penuh, Zona Outdoor beralih fokus ke penjualan makanan dan tuker isi gas portable, tetapi tetap memperkenalkan jasa sewa alat outdoor kepada para pelanggan
Keuletan dan konsiten Dewi sangat membuahkan hasil. Sejak tahun 2020, omset bisnisnya terus meningkat lebih dari 10% setiap bulannya. Saat ini, rata-rata omset mencapai angka yang sangat besar di usia mudanya, yakni 15-17 juta per bulan. Rahasianya tidak lain adalah perawatan yang teliti terhadap alat-alat hiking. Setiap alat diperiksa dengan baik sebelum disewakan, dan perawatan berkala dilakukan untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.
Tenda, matras, dan kompor menjadi kategori utama yang sering disewa oleh pelanggan. Dewindah juga tidak tinggal diam dalam hal pemasaran. Dari pemasaran digital hingga kerjasama dengan berbagai pihak, Zona Outdoor terus berinovasi. Dalam menghadapi tantangan gaya hidup yang beragam dari pelanggan, Dewi dan timnya tetap berusaha memenuhi kebutuhan dan kenyamanan pelanggan dengan penuh kesabaran.
Dewi memiliki rencana kedepanya untuk bisnisnya sangat baik. Dia tidak hanya ingin memperluas bisnisnya menjadi jasa travel dengan harga terjangkau, tetapi juga terus menginspirasi generasi muda untuk berani mencoba dan mengatasi ketakutan akan resiko. Melalui dedikasi dan semangatnya, Dewi membuktikan bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin jika kita berani mencoba.
Untuk penutup kisahya, Dewi memberikan kata-kata motivasi untuk para Gen Z yang ingin memulai bisnis/usaha. Para Gen Z adalah tetap mulai apapun bayangan resiko yang hadir di kepala kamu, karena semua hanya ketakutan tidak nyata, dan sampai kamu tau, lebih baik mencoba dari pada tidak sama sekali.

Komentar