Senin, 08 Juni 2026 | 03:42
NEWS

Cerita dari Kampung Wetau, Distrik Kountuar Papua Selatan

Cerita dari Kampung Wetau, Distrik Kountuar Papua Selatan
Johanes Gluba Gebze, tokoh masyarakat Papua Selatan (Dok Askara)

ASKARA - Kampung Wetau merupakan salah satu kampung di Distrik Kontuar yang jauh dari pusat kota, jauh dari pusat pemerintahan, jauh dari pusat keramaian dan juga jauh dari pusat pelayanan.

Masyarakat di Kampung Wetau tidak membawa buku dan bolpoint untuk mencatat semua peristiwa yang terjadi. Namun masyarakat hanya  memiliki "Hati" untuk mencatat apa yang baik, dan mereka simpan serta di teruskan dalam bentuk cerita. 

Ada salah satu Bapak dari Kampung Wetau Distrik Kontuar bercerita begini.

"Jhon Gluba itu orang baik menurut pengamatan kami di kampung dan juga menurut cerita dari orang lain," kata Bapak itu. 

Diceritakannya, ada satu kejadian di saat Jhon Gluba Gebze jadi Bupati Merauke. Salah satu ibu namanya Marselina, dia berasal dari kampung Batu Merah. Ibu Marselina ini bertahun-tahun sakit dan tak pernah sembuh sembuh. 

"Satu waktu dia meminta orang-orang di Batu Merah untuk mengantar ke kota karena dia mau berjumpa dengan Bapak Bupati Merauke, Bapak Jhon Gluba. Akhirnya, Ibu Marselina di antar  ke Kota dan berhasil berjumpa dengan Bupati," katanya. 

Waktu itu, lanjutnya, Bupati perintahkan stafnya untuk mempersilahkan Ibu Marselina yang sudah bertahun- tahun sakit bertemu, dan akhirnya Bupati perintahkan pihak rumah sakit merawat dia sampai sembuh. 

Ditambahkannya, pada saat di rawat, Bupati datang kunjungi Ibu Marselina di rumah sakit. Setelah itu dia diantar lagi ke Jakarta dan akhirnya sembuh.

"Kami heran dan bertanya-tanya, orang kecil dari kampung bisa bertemu dengan Bupati dan saat sakit di rumah sakit Bupati bisa kunjungi dia," ujarnya.

"Inilah cerita singkat dari masyarakat di Wetau.
Walaupun saat ini Bapa John belum bertemu mereka, tetapi kebaikan dan ketulusan hati Bapa John untuk melayani orang kecil di simpan dalam hati," ungkapnya.

 

Komentar