Sabtu, 13 Juli 2024 | 23:53
COMMUNITY

Deklarasi Masyarakat Maju Demokratis for Mahfud MD RI-1

Deklarasi Masyarakat Maju Demokratis for Mahfud MD RI-1
Deklarasi Masyarakat Maju Demokratis for Mahfud MD RI-1 (Dok Dody)

ASKARA - Indonesia yang dibangun oleh pengorbanan jiwa raga rakyat semesta, belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi semua, seperti yang dirasakan sejumlah rakyat Indonesia yang terwakili dalam kekuatan social media, terlebih dengan melihat perkembangan social politik di tanah air kita. 

Hal tersebut diutarakan oleh Koordinator Masyarakat Maju Demokratis (MMD) for Mahfud MD RI1, Sulaiman Haikal saat deklarasi di Jakarta, Jumat (24/3). 

Haikal menyoroti perilaku korupsi, kekayaan tak wajar para pejabat pemerintah, dari pusat hingga daerah. Belum lagi rasa keadilan yang bisa dipermainkan dengan harta dan kuasa. 

Menurutnya, rakyat kecil akan terpinggirkan dan selalu menjadi korban jika berhadapan dengan kekuatan uang dan jabatan, tanpa tahu harus mengadu ke mana. 

"Keadilan ekonomi juga makin terasa jauh dari genggaman, di mana hanya sebagian kecil manusia menguasai begitu besar kue ekonomi dan sumber daya alam. Kontras dengan sebagian besar rakyat yang harus bertahan hidup dari hari ke hari mengais rejeki yang tak seberapa," paparnya. 

Bahkan lanjutnya, elite politik yang muncul dari berkah reformasi 1998 tak kunjung memperbaiki kondisi sebagaimana amanat reformasi, tapi malah asyik berbagi dan menikmati kue bersama elit ekonomi. 

"Situasi itu tidak bisa dianggap remeh, karena hal itu sejatinya adalah bom waktu yang dapat meruntuhkan bangunan bernama Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Tak ada jaminan rakyat akan terus memelihara sabar melihat perilaku angkara, sebagaimana tak ada jaminan pula sumber daya alam tak akan habis ataupun merosot nilainya," ujarnya. 

Secara politik, ujar Haikal, negara Indonesia diwajibkan untuk mampu menghadirkan rasa keadilan terutama bagi rakyat kecil jika ia ingin tetap ada dan lestari. 

Selanjutnya, secara ekonomi, kebijakan yang berpihak pada kepentingan umum dan berwawasan jauh ke depan harus terus dirumuskan dan diupayakan agar Indonesia tak jatuh dalam middle income trap dan krisis ekonomi yang dapat berujung pada krisis politik yang fatal. 

"Dalam situasi sedemikian itu, rakyat Indonesia kini melihat harapan kepada seorang anak bangsa bernama Profesor Mahfud MD," ucapnya. 

Menurut Haikal, sosok Mahfud yang jujur dan sederhana memiliki visi kuat untuk memperbaiki Indonesia dan diwujudkan secara nyata melalui langkah-langkah perbaikan yang tegas dan berani. 

Sebagai intelektual akademik, Mahfud dinilai mumpuni untuk mempertajam visi dan memperbaiki arah perjalanan bangsa. 

"Sebagai pejabat Menkopolhukam, ia bukanlah figure yang ongkang-ongkang kaki duduk di singgasana menikmati kemewahan fasilitas dan memperkaya diri dan kelompoknya. Professor Mahfud MD tahu dan berani menggunakan kekuasaan di tangannya untuk melawan segala bentuk rekayasa dan kezaliman, dan menjadi tempat mengadu bagi rakyat kecil yang dizalimi," ucapnya. 

Haikal kembali memaparkan bahwa sudah banyak kasus yang Mahfud bongkar dan gulung hingga para pelaku yang berlindung di balik jabatan tinggi bisa masuk bui. Sebaliknya, telah banyak rakyat kecil yang tertolong dengan kuasanya melalui kerja sama yang baik dengan netizen atau social media. 

"Sungguh sebetulnya rakyat Indonesia sedang diberi anugerah langka dengan adanya figure Profesor Mahfud MD," ujarnya. 

Dia menambahkan, "Indonesia tidak boleh menyia-nyiakan kehadiran anak bangsa yang berkomitmen tinggi kepada rakyat ini, sekaligus berani menantang para penguasa dan menerjang bahaya demi keyakinan dan keberpihakannya kepada rakyat." 

Dalam sejarah Indonesia sejak orde baru, amat langka dijumpai figure pejabat seperti ini. 

"Oleh karena itu kami yang hadir di sini, beserta kekuatan netizen, secara tegas mendukung agar Profesor Mahfud MD diberi kesempatan memimpin negeri ini," tegasnya. 

Terakhir Haikal mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyuarakan bersama dukungan kepada Profesor Mahfud MD dalam menjalankan kekuasaan ditangannya untuk terus membongkar dan melawan kezaliman serta menghadirkan keadilan. 

"Kita juga menyerukan kepada elit politik negeri, pimpinan partai politik, untuk memberi kesempatan kepada anak bangsa yang cerdas, baik dan berani Profesor Mahfud MD untuk dicalonkan sebagai calon presiden di 2024 demi NKRI yang maju dan demokratis," pungkasnya.

 

Komentar