Sabtu, 15 Juni 2024 | 09:08
LIFESTYLE

Di tangan Slamet, Wayer Wireb Berubah Jadi Perhiasan Menawan

Di tangan Slamet, Wayer Wireb Berubah Jadi Perhiasan Menawan
Slamet dan hasil kerajinan tangannya (Dok Askara)
ASKARA - Produksi perhiasan menggunakan kawat atau wayer wireb semakin diminati berbagai kalangan. Dari kepiawian merajut kawat akan dihasilkan untaian hiasan yang sangat memikat hati, terlebih jika dipadukan dengan batu perhiasan seperti yang dilakukan Slamet Santoso, seorang perajin di Pasar Batu Akik Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur.
 
Slamet Santoso mengaku sudah menekuni usaha ini selama 5 tahun dan belajar merangkai kawat ini melalui majalah aksesoris yang diperolehnya. Produk yang dihasilkannya itu merupakan jenis perhiasan yang sebagian besar materinya menggunakan kawat, dan bisa didesain sesuai dengan bentuk dan kebutuhan dari konsumen.
 
"Banyak yang mesan dari luar kota, mereka bawa batu perhiasan yang akan saya ikat dengan kawat," kata Slamet ketika ditemui baru-baru ini.
 
Untuk ongkos pembuatan perhiasan ini, Slamet membuka harga mulai dari Rp.30.000. Dan untuk sebuah perhiasan yang telah selesai dirangkai dia membandrol dengan harga sekitar Rp.100.000, tentu harga tersebut tergantung dari besar ukuran batu yang dirangkai dengan ikatan.
 
"Dalam sehari rata-rata saya bisa menjual minimal 5," kata Slamet yang punya anak 2.
 

Komentar