Kamis, 09 Februari 2023 | 06:07
NEWS

Dijagokan di Munas V Forhati Palu, Intip Sosok Rizky Wahyuni Kandidat Presidium Nasional

Dijagokan di Munas V Forhati Palu, Intip Sosok Rizky Wahyuni Kandidat Presidium Nasional
Rizky Wahyuni (ist)

ASKARA - Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) menghelat Musyawarah Nasional (Munas) V di Palu, Sulawesi Tengah.

Hajatan besar Forhati itu dibuka petang nanti, Kamis (24/11/2022) yang akan dihadiri sekitar 370 peserta utusan majelis wilayah dan majelis daerah. 

Acara diawali seminar bertajuk 'Perempuan Bangkit, Indonesia Tangguh' dengan menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidangnya, yakni pakar reproduksi dr. Dewi Inong Irana, Sp.KK; psikolog Elly Risman Musa, S.Psi; serta pakar hukum keluarga dari Universitas Indonesia, Assc.Prof. Neng Djubaedah, SH, MH, Ph.d.

Selain seminar, agenda utama Munas V Forhati adalah memilih lima presidium nasional masa bhakti 2022-2027.  Sebanyak 14 kandidat yang maju, salah satunya perempuan satu-satunya di jajaran komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jakarta, Rizky Wahyuni.

Master Kajian Strategik Intelijen Universitas Indonesia ini memang aktif mengikuti berbagai organisasi baik semasa sekolah maupun kampus hingga organisasi kemasyarakatan.

Tahun 2008, Rizky Wahyuni kembali diminta menjadi calon ketua umum HMI Cabang Pontianak. Namun, ia memilih mengaktifkan kembali Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) dan menjadi direktur Lapmi HMI Cabang Pontianak setelah beberapa tahun vakum. Hal ini menjadi trigger aktif kembali Kohati dan lembaga pengembangan profesi di HMI Cbang Pontianak.

Kiky, demikian ia disapa, pernah menjadi inisiaor Solidaritas Pewarta Indonesia Anti Kekerasan.

Ia juga dikenal kiprahnya memimpin berbagai gerakan di HMI seperti menginisiasi pertemuan lintas komisariat, memimpin Komisariat Pertanian Universitas Tanjungpura, menjadi delegasi pada kongres HMI tahun 2003 di Jakarta. Setelah selesai di HMI, Rizky melanjutkan pengabdiannnya sebagai pengurus MN KAHMI Bidang Infokom, termasuk menjadi koordinator penyusunan buku Forhati Nasiional dan buku HMI 1966.

Dan tahun 2017 menjadi Wasekjen Majelis Nasional Forhati. Saat ini ia diamanahkan menjadi ketua pelaksana Munas V Forhati di Palu.

Dalam visinya, Rizky ingin menjadikan Forhati rumah bersama untuk berjuang setara, akseleratif, modern dan amanah menghaddapi tantangan society 5.0.

Salah satu upaya itu, menurut dia, dengan menjadikan majelis wilayah dan majelis daerah sebagai basis utama perubahan dengan melakukan pembinaan, pengawalan, dan desentralisasi kegiatan Forhati ke seluruh wilayah di Indonesia.

"Forhati harus menjadi leader organisasi yang modern adaptif terhadap perubahan dan perkembangan teknologi, tentunya juga akuntable terbuka dan informatif," ucap ibu tiga anak kelahiran Pontianak, 2 Juni 1983 ini.

Informasi yang dihimpun dari arena munas, nama Rizky Wahyuni cukup diperhitungkan mengingat kiprahnya dan banyak MW MD sudah mengajukan dukungan mereka.

Komentar