Minggu, 07 Juni 2026 | 19:03
OPINI

Mengukur Ketahanan Ideologi Pancasila

Mengukur Ketahanan Ideologi Pancasila
Lambang Garuda Pancasila

ASKARA - Betapa pentingnya ketahanan nasional yang komprehensif. Perang modern bukan sekedar perang militer, melainkan peperangan yang menyangkut seluruh unsur yang dimiliki rakyat.

Ada fenomena kuat dalam kehidupan masyarakat global, bahwa kehidupan liberalis dengan basis kehidupan individualisme dan kapitalisme seakan menjadi pemenang dalam pertarungan ideologi. 

Sementara pada sisi lain kehidupan beragama sangat fundamentalis, bahkan radikal, yang sangat tertutup dari nilai-nilai universal.  Kedua kutub ekstrem itu menjadi fenomena yang mewarnai religiusitas masyarakat Indonesia masa kini.  Akibatnya, secara fisik ditemukan begitu banyak simbol-simbol keagamaan dalam kehidupan sosial, tetapi jauh dari janji-janji yang memberikan kedamaian batin masyarakat.

Oleh karena itu, ini adalah isu utama yang harus disikapi dengan kebijakan strategis baik oleh pemerintah pusat, daerah maupun seluruh komponen masyarakat (tokoh-tokoh agama).  Kebijakan itu harus menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai conditio sine qua non dalam setiap aspek kehidupan. 

Pancasila merupakan subsistem dari nilai-nilai keagamaan dan bukan counter system.  Lima nilai Pancasila merupakan common denominator persoalan-persoalan yang secara faktual dan aktual selalu dihadapi manusia baik sebagai pribadi, warga negara, maupun sebagai bagian masyarakat internasional.

Semoga bermanfaat
Salam sehat, berlimpah berkat .. Salam Pancasila!!!

Oleh: Yos Bintoro, Pr

Komentar