Minggu, 16 Juni 2024 | 12:57
NEWS

TNI AL Tangkap 3 WNI dan 3 WNA Diduga Intelijen Asing di Kaltara

TNI AL Tangkap 3 WNI dan 3 WNA Diduga Intelijen Asing di Kaltara
Ilustrasi ditangkap (Dok Pixabay)

ASKARA - Sebanyak 6 orang yang terdiri dari tiga orang WNI dan tiga orang WNA ditangkap Satgas Marinir Ambalat XXVIII TNI AL di Kalimantan Utara (Kaltara) yang diduga intelijen asing.

Ketiga WNI tersebut berinisial EW (23), TR (40) , YY (40). Sedangkan WNA yakni LS (40), HK (40) dan BJ (45). 

Penangkapan berawal saat prajurit jaga Pos Sei Pancang, Kaltara, Kopda Mochamad Arif melihat kendaraan Avanza warna hitam akan melintasi di depan Pos, Kamis (21/7).

Selanjutnya, Arif memberhentikan kendaraan tersebut dan memeriksa orang, dokumen serta barang. Diketahui di dalam mobil ada enam orang termasuk pengemudi tanpa membawa barang.

Setelah diketahui terdapat warga asing, penumpang dan pengemudi diarahkan turun untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di dalam pos.

Komandan Pos Sei Pancang, Lettu Mar Victor Aji Hersanto melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen dan handphone (HP) milik WNA.

"Terdapat foto-foto bangunan pos penjagaan militer, patok perbatasan, pelabuhan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di galeri HP mereka, yang dilihat cara pengambilannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi," jelas Hersanto dalam keterangan tertulis, Jumat (22/7).

Hersanto kemudian melaporkan temuan itu kepada Dansatgasmar Ambalat XXVIII Kapten Marinir Andreas Parsaulian Manalu, serta menghubungi Tim Kopaska, BIN, BAIS, SGI, Intel Kodim 0911, Polsek Sebatik Timur, dan Imigrasi untuk dilakukan koordinasi dan penanganan lanjutan.

Dikatakan Andreas, pengambilan foto-foto secara ilegal itu dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 19 tahun 2016.

"Selanjutnya enam orang tersebut kami serahkan kepada pihak Imigrasi Sebatik untuk dilakukan proses selanjutnya dengan mengamankan para pelaku ke kantor Imigrasi Nunukan," tandas Andreas.

Komentar