Rabu, 17 Juni 2026 | 15:40
NEWS

3 Lembaga Laporkan Zulhas ke Bawaslu soal Dugaan Kampanye Minyak Goreng

3 Lembaga Laporkan Zulhas ke Bawaslu soal Dugaan Kampanye Minyak Goreng
Zulhas di Pasar Kramatjati (Dok Kemendag)

ASKARA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan pelanggaran pemilu. 

Zulhas dilaporkan 3 lembaga, yakni Kata Rakyat, Lingkar Madani (Lima) Indonesia dan Komite Independen Pemantau Pemilihan (KIPP).

"Agendanya ya pelaporan atas dugaan kampanye minyak goreng," ungkap Pendiri Lima Indonesia, Ray Rangkuti di Jakarta, Selasa (19/7). 

Pihaknya, kata Ray, melaporkan terkait kampanye pembagian minyak goreng. Karena secara tidak langsung kegiatan itu melahirkan dugaan politik uang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan, sempat menegur Zulhas dan memintanya untuk fokus bekerja, terutama dalam rangka menstabilkan harga minyak goreng curah.

"Ya, saya minta semua menteri fokus bekerja. Kalau menteri perdagangan yang paling penting urus seperti yang saya tugaskan kemarin, bagaimana menurunkan harga minyak goreng menjadi Rp14 ribu atau di bawah Rp14 ribu. Paling penting itu, tugas dari saya itu," kata Jokowi, di Pasar Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7). 

Jokowi mengungkapkan, dalam kunjungan kerjanya dirinya menyempatkan untuk ke pasar-pasar tradisional mengecek harga-harga termasuk minyak goreng.

"Jadi ke pasar-pasar adalah dalam rangka mengecek, saya pun sama mengecek minyak goreng utamanya ini yang kita cek itu minyak curah loh ya. Jangan sekali-kali lari ke minyak kemasan yang premium yang kita cek adalah minyak goreng curah agar harganya di angka di Rp14 ribu atau di bawahnya," jelas Jokowi.

"Kalau yang saya datangi pasar-pasar sudah di angka Rp14 ribu. Kalau di luar Jawa ada di atas Rp14 ribu ya satu persatu kita selesaikan," tambahnya.

Sementara, Zulhas mengatakan acara pembagian minyak goreng dimanfaatkan untuk mengampanyekan putrinya merupakan acara Partai Amanat Nasional (PAN). 

Ketua Umum PAN itu tidak membantah mengampanyekan putrinya yang akan maju pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2024.

"Itu hari Sabtu hari libur, acaranya PAN, minyak goreng punya dan yang beli PAN. Maka acaranya namanya PANsar murah. Dan yang beli kader-kader dan simpatisan PAN," jelas Zulhas.

Komentar