Minggu, 14 Agustus 2022 | 04:07
NEWS

Dino Patti Djalal Dihujat Netizen Komentari Lawatan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Begini Kronologinya

Dino Patti Djalal Dihujat Netizen Komentari Lawatan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Begini Kronologinya
Dino Patti Djalal (Dok bunghatta.ac.id)

ASKARA - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Dino Patti Djalal viral di Twitter setelah menuliskan pendapatnya terkait lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina dan Rusia beberapa hari lalu. 

Tulisan Dino di Twitter pribadinya, @dinopattidjalal di-bully atau dihujat, sejak Rabu (29/6). 

"Seruan lantang Indonesia "untuk menghentikan perang" seharusnya dialamatkan secara khusus dan langsung ke Presiden Putin karena jelas Rusia yang menyerang Ukraina, bukam sebaliknya," cuit Dino Patti Djalal di Twitter, Rabu (29/6).

Tulisan Dino Patti Djalal itu pun viral dan dibalas sebanyak 1.359 pengikutnya.  

Dino Patti Djalal kembali menuliskan pendapatnya dan makin ramai dihujat netizen setelah ia menyebut bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sama sekali tidak mengindahkan misi perdamaian Presiden Jokowi, pada Kamis (30/6). 

"Ini suatu pertanda Presiden Putin/Rusia sama sekali tidak mengindahkan misi perdamaian Presiden Jokowi ke Rusia. Melakukan bombardir terhadap Ukraina saat Presiden Jokowi tiba di Moskow," tulisnya merespons berita Rusia yang membombardir Ukraina usai bertemu Jokowi.

Lagi-lagi, Dino Patti Djalal mendapat ribuan balasan komentar dari netizen. Bahkan, lebih banyak dari kicauan sebelumnya yakni sebanyak 2.077 balasan, retweet 2.096, dan like 6.324. 

Kemudian, Dino Patti Djalal kembali menuliskan pendapatnya dengan mencuitkan ulang artikel berita dan menambahkan komentar yang menuai kontroversi, pada Jumat (1/7) 

“Kesimpulan saya: Presiden Zelenskyy sambut baik upaya misi perdamaian Pres @jokowi, sementara Pres Putin tidak responsif, ingin terus lanjutkan perang & hanya ingin bicara hubungan ekonomi RI – Rusia,” kicaunya.

Pada tanggal yang sama, Dino Patti Djalak juga mengomentari perundungan yang dilakukan warganet dengan mencuitkan,

“Kpd netizens bullies: segala cacian anda tidak akan merubah pandangan sy & tidak membuat sy gentar. Etos hidup sy adalah: intelectual honesty (kejujuran berpendapat). Silahkan dicoba, Insya Allah hidup anda lebih nikmat, dan NKRI lebih baik."

Kemudian, pada Sabtu (2/7) malam mulai pukul 19.33 WIB, 

Dino Patti Djalal kemudian memberikan klarifikasi terkait kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia, pada Sabtu malam, pukul 19.33 WIB.

Dia menilai pendapatnya dipelintir dengan tidak benar. 

“Untuk meluruskan adanya pemberitaan pelintiran yg tidak benar re komentar saya, sy ingin tegaskan pandangan sy sbb: Misi perdamaian Presiden @jokowi  ke Ukraina & Rusia yg adalah inisiatif Indonesia yg cemerlang & timely utk coba akhiri Perang Ukraina,” cuitnya.

“Kunjungan Presiden @jokowi ini dpt berikan dinamika baru bg proses perdamaian yg sedang tersendat yg dirintis Sekjen PBB dan Presiden Turki, sekaligus buka jalur komunikasi baru. Karenanya, misi perdamaian ini adlh awal yg baik dan menimbulkan harapan,” lanjutnya.

“Tantangan utamanya> Rusia masih belum tertarik utk akhiri perang di Ukraina. Ini terbukti dr aksi militernya di Ukraina yg kini semakin gencar. Prioritas Rusia saat ini bukan perdamaian namun utk scr militer taklukkan dan kuasai Ukraina,” sambungnya.

“Kedepan, sy berharap upaya perdamaian dgn Rusia&Ukraina dpt berlanjut krn nampaknya situasi di medan perang akan semakin memburuk,” pungkasnya.

Komentar