ASKARA - Harapan masyarakat untuk memiliki hunian layak semakin terbuka. Sebanyak 39 unit rumah subsidi SS 6 Kuprik Jaya di RT 20, Kelurahan Kamundu, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, resmi diresmikan Bupati Merauke Yoseph Bladip Gebze, S.H., LL.M., Rabu (21/10/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebutuhan dasar masyarakat berupa tempat tinggal yang layak dan terjangkau.
Direktris CV SS Kuprik Jaya, Irna Saiban, mengatakan pembangunan 39 unit rumah tahap pertama dapat diselesaikan berkat dukungan berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Merauke.
Dukungan tersebut antara lain datang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Merauke, Dinas PUPR, BNI Cabang Merauke, Lurah Kamundu, serta para mitra kerja, termasuk Eramas Group dan Bintoro Group.
“Kebutuhan primer akan masalah papan ini menjadi kebutuhan yang sangat diharapkan oleh masyarakat,” ujar Irna kepada Askara.
Menurutnya, pembangunan tahap pertama sebanyak 39 unit dilakukan dengan berkolaborasi bersama CV Salol Patul. Kolaborasi menjadi penting karena kebutuhan hunian di Merauke masih cukup besar.
“Kami tidak bisa bergerak sendiri, karena masih banyak masyarakat di Merauke yang bergumul dengan tempat tinggal,” tegas Irna.
Ia menuturkan, pembangunan rumah subsidi bukan semata-mata proyek bisnis, tetapi juga bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang layak.
Irna yang dikenal sebagai salah satu pengembang perempuan di Papua Selatan mengatakan, kualitas menjadi perhatian utama dalam setiap pembangunan.
“Saya tidak mau bekerja abal-abal. Semua bahan bangunan yang digunakan harus sesuai,” tegasnya.
Karena itu, pihaknya berupaya menggunakan material berkualitas dan membangun kerja sama yang baik dengan para mitra. Kolaborasi tersebut antara lain dilakukan bersama Eramas Group dan Bintoro Group.
Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph Bladip Gebze memberikan apresiasi kepada pihak pengembang yang dinilai telah menjalankan dan mempertanggungjawabkan kepercayaan yang diberikan pemerintah.
“Rumah subsidi tipe 36 ini merupakan tahap pertama. Untuk tahap kedua, saat ini masih dalam proses pembangunan,” ujar Yoseph.
Usai peresmian, Bupati Merauke bersama pihak pengembang dan sejumlah stakeholder juga meninjau langsung lokasi pembangunan rumah subsidi tahap kedua.
Pada tahap tersebut, sebanyak 115 unit rumah tengah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.
Dukungan pembiayaan juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kepemilikan rumah subsidi. Kepala Cabang BNI Merauke, Sudi Prayitno, mengatakan BNI siap mendukung masyarakat yang membutuhkan pembiayaan rumah melalui fasilitas kredit.
“Kami mendukung masyarakat untuk memperoleh kebutuhan rumah melalui kredit di BNI dan semua direspons dengan baik,” kata Sudi.
Rangkaian peresmian kemudian ditandai dengan penyerahan kunci rumah. Ambrosius Nong Rony dari CV Salol Patul menyerahkan kunci kepada Bupati Merauke, yang selanjutnya diserahkan kepada perwakilan pemilik rumah subsidi.
Penyerahan kunci menjadi simbol sederhana namun bermakna. Bagi masyarakat penerima, rumah bukan sekadar bangunan berdinding dan beratap, melainkan tempat membangun keluarga, menata masa depan, dan menumbuhkan harapan.
Pembangunan 39 unit rumah tahap pertama dan persiapan 115 unit pada tahap kedua diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Merauke terhadap hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau.
Di tengah kebutuhan perumahan yang terus berkembang, kolaborasi pemerintah, pengembang, lembaga pembiayaan, serta mitra pembangunan menjadi kunci agar semakin banyak masyarakat dapat mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.