ASKARA - Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali ditunjukkan dunia usaha di Kabupaten Merauke. PT Bio Inti Agrindo (BIA) menyerahkan bantuan bahan makanan (bama) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Merauke.
Bantuan yang diserahkan berupa 2 ton beras, 50 karton mi instan, dan 100 galon air mineral Le Minerale. Bantuan tersebut diserahkan Direktur PT BIA, Mr. Song In An, kepada Pemerintah Kabupaten Merauke yang diterima langsung Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, Selasa (27/10/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke. Selanjutnya, bantuan tersebut diserahkan kepada Kepala BPBD Kabupaten Merauke Romanus Sudjatmiko untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Mr. Song In An, bantuan tersebut bukan sekadar bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan perusahaan di Merauke.
Ia mengatakan, selama kurang lebih 20 tahun menjalankan investasi di sektor kelapa sawit di Merauke, dirinya merasa bersyukur sekaligus bangga karena PT BIA dapat diterima dan tumbuh bersama masyarakat setempat.
"Sudah sekitar 20 tahun saya menjalankan investasi di bidang kelapa sawit di Merauke. Saya sangat bangga dan bersyukur bisa diterima serta menjalankan investasi di tengah masyarakat," ujar Mr. Song In An.
Menurutnya, keberadaan perusahaan di suatu daerah semestinya tidak hanya berbicara mengenai kegiatan usaha, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Karena itu, ketika melihat masyarakat menghadapi bencana, terutama persoalan pangan dan air bersih, dirinya mengaku ikut merasakan kesedihan. Kondisi tersebut mendorong PT BIA untuk mengambil bagian dengan memberikan bantuan melalui pemerintah daerah agar dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.
"Ketika ada bencana yang melanda masyarakat, saya merasa sangat sedih melihat kondisi tersebut. Sebagai sesama makhluk sosial, kita harus saling membantu," katanya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi warga yang sedang menghadapi situasi sulit.
"Saya berharap masyarakat tetap semangat dan yakin bahwa hari esok akan lebih baik," ujar Mr. Song In An.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT BIA yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah investasi perusahaan.
"Ini merupakan sinergi dan kolaborasi untuk membangun Kabupaten Merauke secara umum, tetapi juga secara khusus kehadiran Mr. Song In An di tempat ini ada perhatian kepada masyarakat yang mengalami bencana, baik kekeringan, kelangkaan air bersih maupun pangan," kata Yoseph.
Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya pemerintah. Karena itu, pemerintah daerah terus mengajak para mitra dan dunia usaha di Kabupaten Merauke untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi masyarakat.
"Kita mengajak mitra-mitra di Kabupaten Merauke, salah satunya PT BIA yang juga sudah memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan pemerintah," ujarnya.
Atas kepedulian tersebut, Bupati Merauke menyampaikan penghargaan kepada PT BIA dan berharap hubungan kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
"Untuk itu, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Merauke menyampaikan terima kasih atas atensi dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat secara umum, juga di lingkungan perusahaan dan daerah konsesi," tambahnya.
Yoseph berharap kemitraan tersebut tidak berhenti pada bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana, tetapi terus berkembang menjadi kerja sama yang memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat Merauke.
Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kehadiran investasi diharapkan semakin dirasakan manfaatnya, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam.