Rabu, 17 Juni 2026 | 19:12
NEWS

Hotman Paris Temui Ketua MUI, Minta Maaf soal Promosi Miras Holywings

Hotman Paris Temui Ketua MUI, Minta Maaf soal Promosi Miras Holywings
Hotman Paris ketemu Ketua MUI (Dok tangkapan layar)

ASKARA - Pengacara kondang Hotman Paris, sebagai salah seorang pemegang saham Holywings menemui Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis.

Hal itu terkait promosi minuman beralkohol yang dilakukan Holywings untuk pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria yang dianggap menistakan agama. 

Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam terkait promo minuman keras itu. 

"Saya atas nama pribadi dan atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholil Nafis dan juga umat Islam," kata Hotman, dalam salah satu video yang diunggah diakun Instagram miliknya, Minggu (26/6). 

Hotman berharap permohonan maaf itu diterima dan kasus dugaan penistaan agama yang kini ditangani polisi diselesaikan secara hukum.

"Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku," ujar Hotman. 

Permohonan maaf itu pun disambut baik oleh Cholil Nafis dengan menerimanya sambil mengatakan setiap orang pasti melakukan kesalahan.

"Makasih Bang, masya Allah! masya Allah! Saya mengucapkan terima kasih dan bangga Abang bisa klarifikasi tabayyun ke rumah ini," kata Cholil.

Sebagai pribadi, Cholil menyatakan memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan dan sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf. 

"Tentu, orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," kata dia. 
Selanjutnya, Ketua MUI yang juga merupakan Rais Suriah PBNU ini mendorong proses hukum dalam kasus tersebut agar tetap berjalan. 

Dia berharap penegakan hukum dilakukan secara adil sehingga menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak. 

Sementara itu, Pihak Holywings Indonesia kembali menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui terkait promosi minuman beralkohol dengan nama Muhammad dan Maria beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf yang kedua kalinya disampaikan Holywings ditulis akun di Instagram resminya, Minggu (26/6) siang.

Pihak Holywings berharap kasus dugaan penistaan agama yang menyeret 6 karyawannya menjadi tersangka itu bisa segera selesai. 

Selain itu, pihak manajemen Holywings juga menyinggung nasib ribuan karyawan mereka.

"Kami memohon doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia agar masalah yang terjadi bisa segera diselesaikan dengan prosedur demi keberlangsungan lebih dari 3000 karyawan di Holywings Indonesia beserta dengan keluarga mereka yang bergantung pada perusahaan ini," tulis mereka. 

Holywings Indonesia juga mengungkapkan enam staf mereka yang diduga bertanggung jawab terkait dengan promosi itu telah ditahan dan menjalani proses hukum serta berjanji akan mengawal dan menindak tegas kasus tersebut.

"Kami pastikan akan tetap memantau perkembangan kasus ini, menindak tegas dan tidak akan pernah lepas tangan,” lanjutnya. 

Holywings Indonesia juga berterima kasih untuk seluruh kritik dan saran yang disampaikan warganet melalui unggahan mereka sebelumnya.

"Terima kasih untuk seluruh dukungan yang telah diberikan di postingan kami sebelumnya, tentunya kami dari manajemen Holywings Indonesia telah membaca satu-per-satu segala bentuk kritik, saran, & pendapat masyarakat terkait kelalaian kami. Kami berjanji akan menjadi lebih baik," pungkasnya. 

Komentar