Senin, 04 Juli 2022 | 00:52
NEWS

Dua Minggu ke Depan, Jual dan Beli Minyak Goreng Wajib Gunakan Pedulilindungi dan NIK

Dua Minggu ke Depan, Jual dan Beli Minyak Goreng Wajib Gunakan Pedulilindungi dan NIK
Minyak Goreng Curah (Dok Wartabromo)

ASKARA - Penjualan dan pembelian minyak goreng curah berharga Rp14 ribu harus dilakukan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK.

Kebijakan tersebut akan diterapkan Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 

Sebelum menerapkan kebijakan itu, kata Luhut, pemerintah akan melakukan sosialisasi selama 2 minggu terhitung sejak Senin (27/6).

"Masa sosialisasi akan dimulai Senin (27/6) dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan. Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET)," ungkap Luhut, dalam keterangan resmi, Jumat (24/6). 

Selain itu, pembelian minyak goreng curah akan dibatasi maksimal 10 kg untuk 1 NIK per hari. 

Luhut menjamin mereka yang memenuhi syarat itu akan mendapatkan minyak goreng dengan harga eceran tertinggi Rp14 ribu per liter atau Rp15.500 per kg di pengecer yang terdaftar resmi dalam program Simirah 2.0 dan juga melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih.

Luhut juga telah Task Force untuk menyebarluaskan informasi terkait transisi sistem baru ini kepada masyarakat. 

Hal itu dilakukan agar masa sosialisasi dan transisi berjalan maksimal. Tim ini nantinya akan menyediakan berbagai saluran informasi untuk melayani pertanyaan ataupun keluhan yang muncul dari masyarakat terkait pembelian MGCR.

Masyarakat nantinya dapat mengakses segala informasi terkait sosialisasi penjualan dan pembelian MGCR melalui kanal media sosial instagram @minyakita.id dan juga website linktr.ee/minyakita.

Penggunaan PeduliLindungi disebut sebagai alat pemantau dan pengawasan di lapangan untuk memitigasi adanya penyelewengan yang dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng. 

Namun demikian, Luhut meminta pengawasan terkait distribusi migor untuk terus dilakukan.

"Saya ingin nantinya distribusi bisa dipastikan berjalan hingga ke level terbawah. Jangan sampai ada daerah yang tidak mendapatkan minyak goreng curah rakyat di bawah kebutuhannya. Tapi ini semua masih akan membutuhkan waktu," kata Luhut.

Komentar