Rabu, 25 Mei 2022 | 08:31
NEWS

Pesawat Kalibrasi yang Diawaki 3 Warga Inggris Masuk Teritorial RI Tanpa Izin, TNU AU Langsung Bergerak

Pesawat Kalibrasi yang Diawaki 3 Warga Inggris Masuk Teritorial RI Tanpa Izin, TNU AU Langsung Bergerak
Ilustrasi pesawat. (REUTERS-Toby Melvill)

ASKARA - Sebuah pesawat asing dengan tiga orang awak berasal dari Inggris memasuki wilayah teritorial NKRI tanpa izin, 

TNI AU kemudian bergerak dan memaksa pesawat tersebut mendarat di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau oleh TNI AU, Jumat (13/5). 

"Pesawatnya kami amankan di apron Bandara Hang Nadim," ungkap Kepala Dinas Operasi Lanud Hang Nadim, Mayor Lek Wardoyo di Batam, Sabtu (14/5).

Dikatakan, saat ini ketiga awak pesawat turut diamankan di save house, masih di kawasan Bandara Hang Nadim. 

Pesawat tersebut lepas landas dari WBGG Kuching menuju WMKJ Johor Bahru Malaysia. Radar Komando Sektor Ibu Kota Negara (Kosek IKN) menangkap radar pesawat tipe DA62 dengan nomor registrasi G-DVOR dan memaksa untuk mendarat.

Tepat pukul 12.47 WIB pesawat itu mendarat di Bandara Hang Nadim. 

Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Hang Nadim Letkol Pnb Iwan Setiawan mengatakan, pendaratan pesawat asing tanpa izin di Bandara Hang Nadim itu merupakan petunjuk Pangkoopsud l.

Dari komunikasi radar, pilot diperintahkan untuk kembali ke Kuching karena sudah melanggar teritorial wilayah udara Indonesia. Namun, dari pilot menyatakan tidak mungkin kembali ke Kuching karena jarak sudah lebih 200 NM dikhawatirkan bahan bakar tidak mencukupi, sehingga meminta mendarat di Batam. 

"Dari Hasil komunikasi didapat keterangan dari kru pesawat bahwa mereka merasa tidak melanggar hukum karena mereka merasa terbang dari Malaysia ke Malaysia dan sudah meminta izin ke Singapura sebagai pengelola FIR, namun secara riil kru tidak dapat menunjukkan "Flight Clearance" yang sudah ditelusuri hingga Mabes TNI ternyata dokumen tersebut tidak dimiliki," kata Letkol Iwan Setiawan. 

Setelah mendarat di Batam, seluruh kru dicek kesehatan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam dan dinyatakan sehat serta sudah mendapat vaksin penguat Covid-19. 

Pihak imigrasi juga menyatakan tidak ada barang-barang ilegal di dalam pesawat serta dokumen imigrasi berupa paspor dinyatakan lengkap. (ant/jpnn)

Komentar