Kamis, 18 Juni 2026 | 00:56
NEWS

Sebaran 18 Kasus Hepatitis Misterius, Ada di 7 Provinsi dan Rentang Usia Paparan

Sebaran 18 Kasus Hepatitis Misterius, Ada di 7 Provinsi dan Rentang Usia Paparan
RSPI Sulianti Saroso (Dok Askara)

ASKARA - Pihak Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, sebagai RS rujukan hepatitis akut misterius mengungkapkan rincian 18 kasus penyakit yang belum diketahui penyebabnya di Indonesia itu. 

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengatakan, 18 kasus tersebut dilaporkan terjadi di tujuh provinsi di Indonesia dengan rentang usia yang paling banyak terpapar terjadi pada anak usia 5-9 tahun.

"Sampai saat ini ada 18 kasus yang bergejala. Dari 18 kasus ini, probable satu orang. Kemudian pending klasifikasi ada 9 orang, discarded itu sebanyak 7 dan dalam proses verifikasi 1 orang," ungkap Syahril, dalam keterangan pers di kanal YouTube Kementerian Kesehatan, Jumat (13/5).

Dikatakan Syahril, tujuh provinsi yang melaporkan temuan dugaan kasus hepatitis misterius di antaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung dan Kalimantan Timur.

Rincian usia pasien dari 18 kasus suspek hepatitis tersebut, yakni 0-4 tahun sebanyak 4 orang. Usia 5-9 tahun sebanyak 6 orang dan masing-masing 4 kasus pada usia 10-14 dan 15-20 tahun.

Sementara 7 kasus discarded dilaporkan karena pasien memiliki penyakit lain. Rinciannya masing-masing 1 orang terpapar Hepatitis A, 1 orang terpapar Hepatitis B, 1 orang Tifoid, 2 orang terjangkit DBD, dan 2 pasien berusia lebih dari 16 tahun.

"Status pasien, 7 meninggal dunia dan 11 hidup," kata dia.

Syahril sekaligus menjelaskan, sejauh ini Badan Kesehatan Dunia telah mengkategorikan empat definisi atau status dalam hepatitis akut misterius ini per 23 April 2022.

Pertama, kasus konfirmasi yang belum tersedia saat ini lantaran belum diketahui penyebabnya. 

Kedua, status probable, bagi mereka yang terpapar hepatitis akut (virus non-hepatitis A-E) dengan AST atau ALT lebih dari 500 U/L, berusia kurang dari 16 tahun, ditemukan sejak 1 Oktober 2021.

Ketiga, Epi-linked. Yakni seseorang dengan hepatitis akut (virus non-hepatitis A-E) dari segala usia yang merupakan kontak dekat dari kasus yang dikonfirmasi sejak 1 Oktober 2021.

Keempat, Pending klasifikasi, yakni apabila hasil serologi hepatitis A-E belum ada, namun karena kriteria terpenuhi. Serta discarded yang berarti kasus dengan presentasi klinis yang dapat dijelaskan karena penyebab penyakit lainnya.

Komentar