Kampanyekan Kebiasaan Berbagi, DPP GARPU Bagikan 1.000 Takjil di Jakarta
ASKARA - Kebiasaan berbagi adalah salah satu khazanah bangsa Indonesia yang menjadi dasar nilai moral dan sosial antar masyarakat.
Tak heran dengan segala perbedaan latar belakang daerah, agama, kebudayaan dan lain sebagainya, praktik berbagi acap kali menjadi perekat di tengah-tengah dinamika perbedaan tersebut.
Di kalangan muslim, momentum Ramadan yang istimewa bagi seluruh komponen masyarakat untuk berbagi apapun sesuai dengan kemudahannya.
"Hari ini Tim DPP GARPU hanya menyiapkan sekitar 1.000 paket takjil untuk masyarakat yang melewati jalur Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini sesungguhnya bertujuan untuk mengkampanyekan kebiasaan berbagi. Kebiasaan berbagi adalah khazanah bangsa Indonesia yang harus senantiasa dirawat dalam kondisi apapun. Karena kita harus selalu berbagi, sekecil apapun,” ujar Ketua DPP Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU), Jufry Reigen Lumintang di sela-sela pembagian paket takjil Ramadan di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/4).

Dikatakan Jufry, kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat merupakan tradisi di bulan Ramadan yang sering dilakukan antar masyarakat.
DPP GARPU sendiri menargetkan pembagian takjil ini kepada para pejalan kaki, pengendara motor dan mobil yang melintasi jalur Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat yang masih berada di jalan raya saat jelang berbuka puasa.
“Kami harap bisa membantu warga muslim Jakarta yang masih berada di jalan raya saat waktu berbuka tiba,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP GARPU, Husendro mengatakan, kegiatan pembagian takjil oleh DPP GARPU dilakukan secara paralel dan serentak di beberapa daerah di Indonesia.
Beberapa daerah tersebut meliputi Aceh, Sumut, Sumsel, Jambi, Lampung, Sulsel, Sulut, Sulteng, NTT, Papua Barat, dan beberapa daerah lainnya.
“Di daerah-daerah tersebut, kegiatan pembagian takjil digerakkan oleh rekan-rekan pengurus DPW GARPU,” jelasnya.
Menurut Husendro, jenis-jenis makanan yang disajikan dalam seluruh program kegiatan pembagian takjil ini pada dasarnya dibeli dari pelaku UMKM di sektor kuliner.
Inisiatif pembelian dari UMKM itu sendiri didorong oleh keinginan untuk mensupport para pedagang yang terimbas Covid-19. Dia berharap, pembelian paket makanan tersebut dapat membantu penjualan para pedagang.
“Ke depan, kegiatan pembagian takjil ini akan rutin kita lakukan. Minggu depan, rencananya kita lakukan secara terpisah di Bekasi Jawa Barat dengan tetap mengutamakan pembelian makanan dari pelaku UMKM,” tandas Husendro.

Komentar