Kamis, 04 Juni 2026 | 06:57
NEWS

Ternyata, Wisma Atlet Sudah Bersiap Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pascamudik

Ternyata, Wisma Atlet Sudah Bersiap Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pascamudik
Ilustrasi Pasien Corona (Istimewa)

ASKARA - Sejumlah langkah ternyata sudah disiapkan Satgas Penanganan Covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan kasus mudik pemicu penyebaran Covid-19. 

Antisipasi tersebut dilakukan dengan vaksin booster dan persiapan dua tower cadangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran untuk isolasi serta karantina pasien Covid-19.

Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, saat ini ketersediaan tower dan fasilitas kesehatan lebih dari cukup karena bed occupancy rate (BOR) masih berada di bawah satu persen. 

Namun demikian, pasien aktif 38 orang ini tidak menutup kemungkinan akan melonjak apabila masyarakat tidak taat protokol kesehatan saat mudik di kampung halaman.

"Hari ini ada 38 orang atau BOR-nya di bawah satu persen, jumlah tempat tidur yang kita standby-kan sejumlah 6063. Sekarang yang digunakan untuk isolasi hanya tower 6, sementara tower 5 dan 7 di-standby-kan untuk nanti," kata Mintoro kepada pewarta, Sabtu (16/4).

Mintoro mengimbau agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan guna mencegah ledakan klaster Covid-19 pasca bersilaturahim di kampung halaman. 

Menurutnya, jika prokes sudah diterapkan sedari hulu (keberangkatan) maka di hilir (tujuan) menjadi tidak terkendala.

"Kita harus siap, mudik itu kegiatan hulu, sedangkan Wisma Atlet Kemayoran itu hilir," ujarnya.

Sebelumnya, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah sebanyak 5 orang per Sabtu (16/4) pukul 08.00 WIB.

Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, saat ini pasien yang dirawat berjumlah 38 orang.  

"Pasien Covid-19 dari 33 pasien bertambah 5 orang menjadi 38 pasien. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan perawatan secara intensif," kata Mintoro.

Komentar