Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33
NEWS

Otto Hasibuan: Cita-cita Advokat Menegakkan Hukum dan Keadilan, Bukan Beli Lamborghini

Otto Hasibuan: Cita-cita Advokat Menegakkan Hukum dan Keadilan, Bukan Beli Lamborghini
Otto Hasibuan (Dok Istimewa)

ASKARA - Jajaran pengurus Dewan Kehormatan (DK) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DKI Jakarta periode 2022–‎2027 resmi dilantik, pada Kamis (14/4) malam.

Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan yang melantik para pengurus itu mengatakan, pelantikan tersebut sangat penting. 

Pasalnya, DK menjadi benteng terakir dalam penegakan kode etik, kehormatan, dan martabat advokat Indonesia. 

Kata Otto, belakangan banyak ‎tudingan miring terhadap profesi advokat lantaran ulah segelintir oknum yang tidak menjunjung tinggi profesi dan kode etik.‎

Ulah segelintir advokat itu juga sudah mencemari dan mengubah paradigma berpikir serta tujuan calon untuk menjadi advokat, yakni demi mendapatkan uang, harta kekayaan, bahkan membeli Lamborghini. 

“Akhir-akhir ini advokat menghadapi situasi apakah dikatakan borjuis, hedonis, dan macam-macam. Paradigma seperti itulah anggapan masyarakat terhadap advokat,” kata Otto dalam siaran persnya, Jumat (15/4). 

Otto menegaskan, advokat tidak dilarang mempunyai uang dan harta yang banyak hingga mobil Lamborghini, tetapi itu bukan tujuan atau cita-cita untuk menjadi advokat. Pasalnya, tujuan dan cita-cita advokat adalah menegakkan hukum dan keadilan.

Adapun uang atau harta kekayaan ini merupakan konsekuensi logis yang didapatkan seorang advokat jika menjalankan profesinya secara profesional.‎ 

Semakin tinggi kualitas, servis dan layanan yang diberikan seorang advokat, maka semakin tinggi pula imbalan yang didapatkannya.

“Kalau dalam menegakkan hukum dan keadilan dia mendapatkan imbalan berupa harta, uang dan Lamborghini, itu adalah konsekuensi logis dari pelayanan yang diberikan,” ujarnya. 

Otto pun memerintahkan DK DPN Peradi ‎dan DK DKI Jakarta menggelar workshop membahas apakah perlu mengubah kode etik advokat. Kemudian, apakah profesi advokat ini melekat setiap saat atau hanya ketika menjalankan tugas saja.  

Adapun susunan pengurus DK DKI Jakarta yang baru dilantik, yakni Rivai Kusumanegara selaku ketua dan Sirjon Pinem sebagai sekretaris. 

Kemudian ada anggota sebanyak sebelas orang, yakni Erick Samuel Paat, Binoto Nadapdap, Yolanda Grace Pattinasarany, H. Ricco Akbar, Ali Abdullah Moda, Togar Sahat Manaek Sijabat, Ali Oksy Murbiantoro, R. Ida Wara Suprida,‎ Agustinus Dawarja,‎ Ratna Mulya Madurani, dan Ronald T. A. Simanjuntak.

Komentar