Minggu, 07 Juni 2026 | 17:15
NEWS

Jokowi Marah, Sampai Larang Menteri hingga Kepala Daerah Tepuk Tangan

Jokowi Marah, Sampai Larang Menteri hingga Kepala Daerah Tepuk Tangan
Presiden Joko Widodo (Dok YouTube Sekretariat Presiden)

ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah. Kali ini, kemarahan Jokowi ditujukan kepada kementerian, perusahaan BUMN, dan pemerintah daerah yang masih melalukan impor barang.

Menurut Jokowi, membeli barang dalam negeri mampu mengeliatkan ekonomi yang tengah terpuruk.

Dikatakan Jokowi, membeli barang impor sama saja memberikan lapangan pekerjaaan untuk negara lain. Sedangkan, membeli barang dalam negeri akan menciptakan investasi dan lapangan pekerjaan.

"Tadi sudah dihitung, bisa membuka dua juta lapangan pekerjaan, kalau ini tidak dilakukan sekali lagi bodoh banget kita ini," tegas Jokowi saat memberikan arahan tentang aksi afirmasi bangga buatan Indonesia, yang disiarkan dalam YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/3). 

Acara tersebut dihadiri para menteri, kepala badan, hingga kepala daerah. Dalam kesempatan itu, Jokowi melarang peserta yang hadir bertepuk tangan apabila belum membeli barang dalam negeri.

Jokowi mengungkapkan barang-barang yang masih diimpor, seperti alat kesehatan, traktor, hingga buku tulis. 

Jokowi pun mengancam akan memberi sanksi tegas kepada jajarannya yang masih mengutamakan barang impor daripada barang dalam negeri.

"Menteri Keuangan (Sri Mulyani), BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), betul-betul mengawasi, sudah berapa sih transaksi yang ada? Lapor harian ke saya. Konsekuensinya, saya sampaikan ke Menkeu, kalau ada yang nggak semangat potong DAK-nya (dana alokasi khusus)," pungkasnya.
 

Komentar