Kamis, 18 Juni 2026 | 00:54
NEWS

Rusia Bombardir Infrastruktur Ukraina, Lokasi Tentara Asing Dihancurkan

Rusia Bombardir Infrastruktur Ukraina, Lokasi Tentara Asing Dihancurkan
Militer Rusia (Dok Russian Defense Ministry Press Service via AP)

ASKARA - Invasi Rusia di Ukraina telah menewaskan ribuan orang dan mengusir lebih dari tiga juta orang.  

Pasukan Vladimir Putin pun terus menggempur sejumlah fasilitas milik Ukraina. Terbaru, pasukan militer Rusia disebut menghantam pusat persiapan militer Ukraina. 

Tempat tersebut merupakan markas bagi para petempur asing bergabung dengan pasukan Kiev.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Igor Konashenkov mengatakan, pihak Rusia telah menyerang infrastruktur militer Ukraina pada Sabtu (19/3) malam dan Minggu pagi.

"Rudal jelajah Kalibr diluncurkan dari perairan Laut Hitam ke pabrik Nizhyn yang memperbaiki kendaraan lapis baja Ukraina yang rusak dalam pertempuran," kata dia. 

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pihaknya menghantam Ukraina dengan rudal jelajah dari Laut Hitam dan Laut Kaspia dan rudal hipersonik dari wilayah udara Krimea, pada Minggu (20/3). 

Ada kekhawatiran perang itu meluas menjadi konflik Rusia dan Amerika Serikat, dua negara nuklir terbesar di dunia. 

Presiden Vladimir Putin mengatakan "operasi militer khusus" itu diperlukan karena AS memanfaatkan Ukraina untuk mengancam negaranya. 

Rusia harus melindungi warga berbahasa Rusia dari ancaman "genosida" Ukraina, kata Putin. 

Ukraina mengatakan mereka bertempur demi keberadaan negara itu. Mereka juga menyebut tuduhan genosida Putin sebagai omong kosong.

Barat telah menjatuhkan beragam sanksi pada Rusia, yang dianggap Kremlin sebagai pernyataan perang ekonomi oleh AS dan sekutunya. (jpnn)

 

Komentar