Kamis, 04 Juni 2026 | 06:06
NEWS

Peringatan Dini BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Ini 2 Hari ke Depan, Jabodetabek Diminta Waspada

Peringatan Dini BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Ini 2 Hari ke Depan, Jabodetabek Diminta Waspada
Ilustrasi cuaca ekstrem (Dok Pixabay)

ASKARA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan adanya potensi angin kencang yang bakal melanda sejumlah wilayah di Tanah Air dalam dua hari ke depan. 

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto menjelaskan, fenomena angin kencang sampai lebih dari 30 km/jam masih dapat berpotensi terjadi untuk dua hari ini. Hal itu berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini.

Peringatan adanya potensi cuaca ektrem itu khususnya di kawasan Jabodetabek, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

“Kondisi tersebut dipicu oleh adanya pola sirkulasi siklonik di wilayah perairan Laut Timor yang membentuk pola pertemuan angin di wilayah Lampung. Kemudian Banten, Jabodetabek, hingga ke wilayah Kalimantan bagian Selatan, Sulawesi dan Nusa Tenggara, sehingga memicu terjadi potensi angin kencang di wilayah tersebut,” ungkap Guswanto dalam keterangan tertulis, Senin (7/3). 

Dalam periode Maret-April ini, lanjut Guswanto, sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki periode peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau atau yang dikenal dengan periode Pancaroba.

“Selama periode tersebut masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai angin kencang dan petir/kilat, puting beliung, waterspout, hujan, dan lainnya,” jelasnya. 

Sedangkan, beberapa hari lalu fenomena angin kencang juga terjadi di sekitar wilayah Banten dan Jabodetabek.

Menurut Guswanto, situasi itu disertai juga dengan hujan intensitas yang beragam mulai dari ringan hingga lebat dalam durasi singkat, serta menimbulkan kerusakan pada beberapa fasilitas masyarakat.

Guswanto mengungkapkan, berdasarkan pantauan citra radar dan citra satelit, kejadian angin kencang di wilayah Jabodetabek tersebut dipicu oleh adanya sistem awan konvektif jenis Cumulonimbus (Cb) yang bergerak dari wilayah barat Banten ke arah timur menuju wilayah Jabodetabek.

Yakni, dengan dimensi sistem awan yang cukup memanjang dari utara ke selatan sehingga menimbulkan hembusan angin yang cukup kencang di wilayah Banten dan Jabodetabek.

Komentar