Senin, 15 Juni 2026 | 22:03
NEWS

Ini Kendala yang Ditemui Tim Saat Mengevakuasi 8 Jenazah Korban Serangan Keji KKB di Papua

Ini Kendala yang Ditemui Tim Saat Mengevakuasi 8 Jenazah Korban Serangan Keji KKB di Papua
Evakuasi jenazah korban KKB (Dok Istimewa) 2

ASKARA - Satgas Damai Cartenz dan TNI telah berhasil melakukan evakuasi delapan karyawan Palapa Timur Telematika (PTT) yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. 

Para korban dievakuasi menggunakan empat helikopter yang terdiri tiga helikopter sipil dan satu helikopter TNI AD.

"Sebanyak sembilan personel operasi damai Cartenz dan anggota TNI kami kerahkan untuk evakuasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulis, Senin (7/3). 
 
Dikatakan Ramadhan, dalam proses evakuasi personel TNI-Polri melakukan pengamanan serta penjagaan di sekitar lokasi guna mengantisipasi serangan dari KKB.

Ramadhan mengaku terdapat kendala saat proses evakuasi. Salah satunya cuaca ekstrem serta kondisi geografis yang cukup sulit. 

Namun demikian, personel TNI-Polri disebut terus berusaha mengevakuasi korban.
 
"Kami meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendoakan dan mendukung agar evakuasi ini berjalan dengan aman dan lancar," kata dia.

Personel TNI-Polri berupaya mengeluarkan para korban dari Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel CO 53M 756085 9585257 di wilayah Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Lokasi ini menjadi titik penembakan. 
 
"Proses evakuasi tersebut dilakukan demi membawa korban dari kebrutalan KKB untuk dikembalikan ke keluarganya masing-masing," ucap Ramadhan.
 
Diketahui, serangan KKB pada Rabu (2/3) lalu menewaskan delapan pekerja PT Palapa Ring Timur Telematika. 

Kedelapan pekerja itu tewas saat melakukan perbaikan tower BTS tiga di Kabupaten Puncak, Papua.
 
Menurut informasi, penyerangan dilakukan 15 anggota KKB dengan menggunakan tiga pucuk senjata dan alat tajam. 

Tak hanya membunuh delapan pegawai, kelompok kriminal bersenjata menyerang personel Satgas Kodim Yonif Raider 408/SBH bernama Pratu Herianto hingga terluka.

Seorang dari pekerja tersebut yang bernama Nson Sarira selamat dan telah dievakuasi di Kamp kawasan Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Selasa (1/3). 

Komentar