80 WNI Dievakuasi dari Ukraina Tiba di RI, TNI AU Terjunkan Pasukan Elite
ASKARA - Sebanyak 80 orang Warnga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Ukraina telah dikembalikan ke Tanah Air.
Sembilan anggota dari Satbravo-90 Kopasgat TNI AU dan seorang dokter dari Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma diterjunkan dalam proses evakuasi WNI itu, Kamis (3/3).
Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, personel Satbravo-90 Kopasgat bertugas sebagai tim pengamanan (Tim Pam). Sementara itu, satu dokter TNI AU bertugas sebagai tim kesehatan.
“Sesuai dengan perintah Panglima TNI, atas permintaan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam membantu pemerintah dalam proses evakuasi WNI di Ukraina,” ujar Indan, Kamis malam (3/3).
Berdasarkan instruksi Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyiapkan sekaligus memberangkatkan personel TNI AU berkompeten untuk melaksanakan tugas tersebut.
Dikatakan Indan, TNI AU bersama tim evakuasi berangkat pada Rabu (2/3) dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan rute Jakarta-Madinah Arab Saudi-Bucharest Rumania.
Koordinator Humas Ditjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara menyampaikan, para rombongan yang dievakuasi telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (3/3) dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia GA 7730 pada pukul 17.10 WIB.
“Selain 80 orang WNI, dalam rombongan evacuee terdapat 3 WNA yang merupakan keluarga dari WNI, ” jelasnya.
Angga menambahkan proses pemulangan berlangsung lancar dan telah sesuai dengan protokol kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri yang diatur dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 nomor 7 Tahun 2022.

Komentar