Kamis, 04 Juni 2026 | 05:00
NEWS

3 Pesawat Gagal Mendarat Saat Kontak Tembak, Bandara Aminggaru Ditutup Usai Diserang KKB

3 Pesawat Gagal Mendarat Saat Kontak Tembak, Bandara Aminggaru Ditutup Usai Diserang KKB
Bandara Aminggaru Ilaga (Dok Istimewa)

ASKARA - Bandara Aminggaru terpaksa ditutup sementara usai diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB).  

Sebelumnya, KKB berulah dengan menyerang anggota Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara di bandara yang terletak di Kabupaten Puncak, Papua, itu, Sabtu (19/2). 

Seorang prajurit Kopasgat bernama Praka Hermansyah mengalami luka tembak di bahu akibat peristiwa itu. 

"Memang benar akibat gangguan dan kontak tembak dengan KKB menyebabkan untuk sementara operasional di bandara ditutup," kata Kepala Unit Pengelolaan Bandar Udara (UPBU) Bandara Aminggaru Ilaga, Herman Sujito, Sabtu (19/2). 

Berdasar laporan, saat kontak tembak terjadi di sekitar bandara ada tiga pesawat yang akan mendarat. Namun, akibat gangguan keamanan, itu ketiga pesawat kembali ke bandara asal. 

Hermanto Sujito menjelaskan, ketiga pesawat yang gagal mendarat di Bandara Aminggaru, yakni pesawat Susi Air dari Nabire, yang mengangkut penumpang dan dua pesawat cargo dari Timika, yakni Reven Air dan Smart Air.  

Sebelumnya, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro mengakui adanya kontak tembak di Bandara Aminggaru Ilaga, Sabtu sekitar pukul 07.30 WIT, hingga menyebabkan seorang prajurit Kopasgat/Paskhas TNI-AU, yakni Praka Hermansyah terluka.

Korban masih di Puskesmas Ilaga menunggu kedatangan helikopter yang akan mengevakuasi ke Timika. 

“Kondisi Praka Hermansyah stabil dan terkena tembakan di bahu kanannya,” jelas Brigjen TNI Taufan.

Sebelumnya, 27 Januari lalu, tiga prajurit TNI AD gugur dalam kontak tembak dengan KKB di Distrik Gome, Kabupaten Puncak. Distrik Gome merupakan salah satu distrik atau kecamatan yang ada di Kabupaten Puncak, Papua. (ant/jpnn)

 

Komentar