Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik dan Suara Letusan Terus Bergemuruh
ASKARA - Gunung Anak Krakatau, yang berada di perairan Selat Sunda mengalami erupsi, sejak Kamis (3/2).
Hal itu membuat warga di Pantai Carita, dan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten cemas.
Pasalnya, erupsi masih terjadi hingga Jumat (4/2) pagi dan masih terdengar suara letusan.
Erupsi tersebut memunculkan kolom abu dari kawah Gunung Anak Krakatau setinggi 357 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Melalui Indonesia Volcano Monitoring, terlihat Gunung Anak Krakatau terus mengeluarkan abu vulkanik.
Erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 milimeter, dan durasi 0 detik.
Gempa yang berkenaan dengan aktivitas magma tercatat satu kali gempa hembusan, sebanyak 17 kali gempa low frekuensi, dan ada sembilan kali gempa vulkanik dangkal.
Sampai sekarang, Gunung Anak Krakatau masih berstatus waspada.
Nelayan ataupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekat ke Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 km dari kawah.
Hal itu dikhawatirkan terjadi lontaran material vulkanik yang sangat berbahaya.

Komentar