Covid-19 di Jakarta Melonjak, BOR dan ICU di Rumah Sakit Meningkat
ASKARA - Melonjaknya penyebaran Covid-19 di Jakarta berimbas pada kenaikan keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit (RS).
Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, BOR di RS terjadi peningkatan dari 33 persen menjadi 38 persen.
"Update BOR ada peningkatan dari 33 persen sebelumnya, menjadi 38 persen. ICU ada peningkatan dari 11 persen menjadi 13 persen," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (26/1).
Saat ini, kata Riza, dari sekitar 3.853 tempat tidur yang tersedia sudah terpakai 1.466. Sementara, untuk ICU dari 628 tempat tidur yang tersedia, sudah terisi 83.
Sementara, jumlah kasus juga terus meningkat setiap harinya. Lantaran itu, Riza meminta agar warga tetap mewaspadai penyebaran virus corona (Covid-19), khususnya varian Omicron.
"Jadi sekali lagi ada peningkatan yang harus kita waspadai terkait Covid-19, kami minta ditingkatkan lagi pengawasan dan evaluasi," ujar Riza.
Riza menilai, saat ini banyak pihak yang sudah mulai kendor melaksanakan protokol kesehatan. Lantaran itu, ia meminta semua pihak kembali disiplin.
Dia bahkan menemukan masih ada tempat-tempat yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat operasional mereka.
"Masih ada tempat-tempat tidak disiplin atau membiarkan orang keluar masuk (tanpa PeduliLindungi). Kami minta aparat tindak tegas siapapun yang melanggar prokes," jelas Riza.
"Kami akan tingkatkan evaluasi di tempat-tempat, di mall, kafe, pariwisata yang selama ini diberikan dibuka, tapi kalau ada pelanggaran nanti kita akan tindak," tambahnya.
Pihaknya, kata Riza, juga akan memperketat pengawasan di tempat-tempat umum.
Sebelumnya, jumlah kasus positif di Jakarta juga kembali bertambah pada Selasa (25/1). Tercatat, kemarin terdapat tambahan 2.190 kasus di Jakarta, sehingga total kasus positif di Jakarta mencapai 883.490.

Komentar