Rabu, 17 Juni 2026 | 19:24
NEWS

Ferdinand Hutahaean Minta Maaf kepada Umat Islam, Mengaku Khilaf karena Pemahaman Baru Seumur Jagung

Ferdinand Hutahaean Minta Maaf kepada Umat Islam, Mengaku Khilaf karena Pemahaman Baru Seumur Jagung
Ferdinand Hutahaean (Nusantaranews.co)

ASKARA - Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean akhirnya meminta maaf atas cuitannya di media sosial yang menimbulkan polemik.

Kepada umat Islam, Ferdinand mengaku khilaf atas cuitan kontroversial tersebut. 

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan saya di Twitter, sekali lagi saya mohon maaf karena kekhilafan saya, mungkin karena pemahaman agama Islam saya yang baru seumur jagung," ujar Ferdinand Hutahaean, dalam keterangan resmi, Jumat (7/1).

Menurut Ferdinand, munculnya cuitan itu karena pergumulan pribadinya yang tengah menderita penyakit menahun. Penyakit itu, kata dia, sangat mempengaruhi kesadarannya.

"Dan pada tanggal 4 Januari 2022 saat cuitan saya muncul, adalah ketika saya baru mengalami jatuh pingsan dan ini membuat pikiran saya berkecamuk serta ingin bertindak pendek," ujarnya.

Ferdinand juga mengaku tak menyangka cuitannya itu lantas menuai kontroversi di tengah masyarakat. 

Disebutnya, ada salah persepsi yang muncul dan di masyarakat sehingga menambah narasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Pegiat media sosial iti juga membantah tengah melakukan adu domba antara Kristen dan Islam terkait cuitannya itu. Baginya, cuitan itu murni dialog antara hati dan pikirannya.

Ia pun membantah tengah melakukan adu domba antara Kristen dan Islam terkait cuitannya itu. Baginya, cuitan itu murni dialog antara hati dan pikirannya.

Sebelumnya diberitakan, Ferdinand Hutahaean akan dipanggil polisi terkait kasus ujaran kebencian melalui cuitannya yang menyebut 'Allahmu lemah'.

"Tentunya, tindak lanjut dari penyidik akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap saudara FH," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Jumat (7/1). 

Namun, Ramadhan belum memastikan waktu pasti pemanggilan terhadap Ferdinand. Rencanannya, Ferdinand akan diperiksa dengan kapasitasnya sebagai saksi.

"Yang pasti, sudah dipastikan akan melayangkan surat panggilan terhadap suadara FH sebagai saksi," ujarnya.

Diketahui, kasus ini berawal saat ramai tagar di media sosial yang berbunyi #tangkapferdinand. Tagar tersebut muncul uisai Ferdinand mengunggah satu cuitan yang mengandung unsur penistaan agama.

"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih, Allahku luar biasa, maha segalanya, Dia lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” tulis Ferdinand.

Laporan terhadap Ferdinand teregister dengan nomor LP/B/0007/I/2022/SPKTBarekskrim Polri tertanggal 5 Januari 2022.

Komentar