Minggu, 27 November 2022 | 16:33
NEWS

Prajurit Diduga Terlibat PMI Ilegal, TNI AU Langsung Lakukan Koordinasi

Prajurit Diduga Terlibat PMI Ilegal, TNI AU Langsung Lakukan Koordinasi
TNI Angkatan Udara (Dok Cybertheat.id)

ASKARA - TNI Angkatan Udara (AU) merespons penyataan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani yang menduga ada oknum TNI AL dan TNI AU terlibat dalam kasus tenggelamnya kapal yang membawa WNI di Malaysia. 

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyebut, pihaknya tengah mendalami informasi dari BP2MI tersebut. 

"Sesuai instruksi pimpinan TNI AU, kami masih melakukan pendalaman dengan berkoordinasi dengan semua stakeholder, untuk menggali dan mengembangkan informasi lebih lanjut agar masalahnya lebih jelas," ujar Indan dalam keterangan tertulis, Rabu (29/12).

Dikatakan Indan, jika dalam perkembangannya terbukti ada oknum prajurit TNI AU yang terlibat dalam proses pengiriman TKI ilegal, maka pihaknya akan memberikan sanksi hukum tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, BP2MI menduga oknum TNI AL dan TNI AU terlibat membantu kegiatan tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia.

"Adanya dugaan keterlibatan oknum TNI AL dan oknum TNI AU, yang memiliki peran masing-masing dalam membantu kegiatan pengiriman PMI ilegal," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam jumpa pers virtual, Selasa (28/12).

Dikatakan Benny, pihaknua akan melaporkan hasil temuan investigasi tersebut ke pimpinan masing-masing instansi. 

Selain itu, Benny berencana bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk membahas permasalahan itu.

"Kami tentu gunakan kata dugaan karena kami akan serahkan masalah ini kepada pimpinan dari instansi masing-masing. Saya akan coba nanti bertemu Panglima TNI," katanya. 

Komentar