Rabu, 17 Juni 2026 | 21:29
NEWS

Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 46 Kasus di Dua RS di Jakarta

Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 46 Kasus di Dua RS di Jakarta
Ilustrasi virus corona (Dok Pixabay)

ASKARA - Jumlah kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia bertambah menjadi 46 kasus dan berada di Jakarta.

Kasus baru Omicron diketahui dari whole genome sequencing (WGS) hingga Sabtu (25/12).

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, mereka yang terpapar tersebar di dua rumah sakit di Jakarta.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen oleh Badan Litbangkes, kami kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus Omicron sebanyak 27 orang. Saat ini sebagian besar telah menjalani karantina di Wisma Atlet dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso," ungkap Nadia dalam keterangan tertulis, Minggu (26/12).

Dikatakan Nadia, sebagian besar kasus Omicron tersebut adalah kasus impor. 
Sebanyak 25 kasus di antaranya adalah warga negara Indonesia yang baru pulang dari Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawi, Spanyol, Inggris, dan Turki.

Satu kasus merupakan seorang warga negara asing asal Nigeria. Satu kasus lainnya adalah tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta.

Nadia mengungkapkan, kasus-kasus varian Omicron terdeteksi selama masa karantina 10 hari. Bahkan, ada yang belum menunjukkan terpapar Covid-19 varian Omicron setibanya di Indonesia.

"Beberapa kasus terdeteksi setelah mereka menjalani lebih dari tiga hari dalam masa karantina. Ini menunjukkan karantina 10 hari adalah durasi yang tepat untuk mencegah pasien dengan Omicron menulari pihak lain di luar fasilitas karantina," jelas Nadia.

Diketahui, Indonesia mengumumkan kasus Covid-19 varian Omicron pertama kali pada 16 Desember 2021. Saat itu, seorang tenaga kebersihan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta, dinyatakan terjangkit virus varian baru.

Komentar