Senin, 03 Agustus 2026 | 00:01
NEWS

Ditunjuk Jadi Dirut LPP RRI, Dewas Berharap Hendrasmo Lewati Masa Disrupsi dan Bawa Marwah Tri Prasetya

Ditunjuk Jadi Dirut LPP RRI, Dewas Berharap Hendrasmo Lewati Masa Disrupsi dan Bawa Marwah Tri Prasetya
Hendrasmo (Dok RRI)

ASKARA -  Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (Dewas LPP RRI) menunjuk Hendrasmo menjabat Direktur Utama (Dirut) RRI periode 2021-2026, setelah serangkaian seleksi dan uji kelayakan serta kepatutan, Jumat (10/12).

Ketua Dewas LPP RRI, Anwar Mujahid mengatakan, saat ini RRI dihadapkan dengan tantangan disrupsi dan semakin melorotnya jumlah pendengar radio. 

Lantaran itu, Anwar berharap ke depan, tim direksi bisa membawa RRI melewati masa disrupsi, dan membawa marwah Tri Prasetya.

“Serta mampu berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menghibur publik dengan beragam program yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Anwar melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/12).

Berdasarkan peraturan, LPP RRI adalah lembaga penyiaran publik yang bersifat independen, netral dan tidak komersial. RRI ada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

“Dengan komposisi Direksi RRI yang dikomandoi langsung oleh Dirut (Direktur Utama) terpilih, Hendrasmo, Dewas menilai inilah pilihan terbaik dari proses seleksi mulai dari seleksi administrasi, psikotes dan terakhir fit and proper test,” ungkap Anwar.

Anwar juga berharap, Hendrasmo bersama jajaran dewan direksi ke depan mampu melakukan perubahan-perubahan mendasar sehingga RRI bisa menjadi media komunikasi publik yang kehadirannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

“Harapan berikutnya, Direksi bisa sinergis bergandengan tangan bersama Dewas demi kemajuan RRI ke depan. Dan saya optimistis, kita (Dewas dan Direksi) bisa menomorsatukan kepentingan RRI dengan tujuan memberitakan keindonesiaan ke seluruh penjuru dunia,” pungkas Anwar.

Untuk diketahui, Hendrasmo merupakan lulusan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dia juga mendapatkan beasiswa British Chevening Award untuk studi master di bidang Komunikasi Politik di Universitas Sheffield Inggris. 

Studi doktoralnya dalam ilmu politik di Universitas Padjajaran Bandung. Sebelumnya Hendrasmo juga pernah mendapatkan beasiswa pemerintah Belanda untuk belajar Broadcast Journalism di Radio Hilversum.

Komentar