BPBD Sebut Gunung Semeru Tidak Erupsi, Korbannya Bertambah Jadi 15 Orang
ASKARA - Korban meninggal dunia akibat awan panas guguran Gunung Api Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bertambah satu orang. Sehingga, total korban jiwa menjadi 15 orang.
"Ada tambahan satu lagi korban meninggal dunia, jadi total 15. Cuma tambahan satu belum dirilis," ujar Manajer Pusat Pengendalian Ops Pusdalops BPBD Provinsi Jawa Timur, Dino Andalananto, Senin (6/12).
Dino mengatakan, peristiwa yang terjadi di Gunung Semeru pada Sabtu (4/12) lalu adalah awan panas guguran, bukan erupsi.
Menurutnya, erupsi merupakan aktivitas gunung vulkanik aktif yang mengeluarkan gas dan lava dari lubang vulkanik.
Sedangkan, awan panas guguran merupakan peristiwa ketika suspensi dari material gunung berupa batu, kerikil, abu, pasir dalam satu massa gas vulkanik panas keluar dari gunung berapi.
"Masih banyak yang belum memahami ini padahal kita sudah kasih pengertian di awal. Makanya di keadaan darurat itu kan awan panas guguran," tandasnya.

Komentar