Selasa, 30 November 2021 | 13:36
NEWS

Putri Zulhaz Janji Tidak Akan Gunakan Dana Hibah Rp900 Juta dari Pemprov DKI untuk Kepentingan Pribadi

Putri Zulhaz Janji Tidak Akan Gunakan Dana Hibah Rp900 Juta dari Pemprov DKI untuk Kepentingan Pribadi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani (Dok DPRD DKI)

ASKARA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, buka suara terkait dana hibah yang diterima oleh yayasan binaannya, Bunda Pintar Indonesia dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebesar Rp900 juta.

Menurut Zita, dana hibah tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadinya.

"Hibah semata-mata untuk kepentingan guru-guru PAUD dan anak usia dini, bukan untuk saya atau pun individu-individu lainnya," kata Zita di akun Instagramnya dikutip Jumat (26/11). 

Zita menjelaskan, Bunda Pintar Indonesia lahir dari keresahan dan keprihatinannya atas pendidikan anak usia dini. Saat itu, Zita merasa perhatian dan dukungan terhadap pendidikan anak usia sangat minim. 

Zita bersama guru-guru PAUD lainnya, sepakat untuk membentuk perkumpulan bernama Bunda Pintar Indonesia. Yayasan ini merupakan perkumpulan non profit atau nirlaba.

"Yang tentunya bersifat nirlaba (tidak berorientasi profit), sukarela, dan sosial, untuk menciptakan ekosistem Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas sebagai salah satu jenjang pendidikan paling awal bagi anak-anak untuk mencapai kecerdasan bangsa," terangnya. 

Sejak terbentuk pada 2014 lalu, Zita mengakui bahwa dirinya sempat menjadi pembina Bunda Pintar Indonesia tersebut. Namun ketika terjun ke dunia politik dengan menjadi anggota DPRD DKI, ia memutuskan mundur dari kepengurusan perkumpulan tersebut sejak 2019.

"Semua itu saya lakukan semata-mata karena ingin fokus menjadi anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, saya ingin tunaikan semua hajat politik saya dengan penuh martabat, integritas, dan profesional," tandas Zita.

Komentar