Senin, 15 Juni 2026 | 21:52
NEWS

Pentingnya Pemahaman Terhadap LCS Bagi Pengusaha, LIT-Bank of China dan APINDO Akan Gelar Webinar

Pentingnya Pemahaman Terhadap LCS Bagi Pengusaha, LIT-Bank of China dan APINDO Akan Gelar Webinar
Bank Of China (Dok Istimewa)

ASKARA - Lembaga Kerja Sama Ekonomi dan Sosial Budaya Indonesia-Tiongkok (LIT) bekerja sama dengan Bank of China dan APINDO didukung oleh KBRI Beijing dan Bank Indonesia KP Beijing akan menyelenggarakan webinar: “Indonesia China LCS Implementation-Progress and Best Practice pada Rabu (24/11) mendatang mulai pukul 14.00 WIB (15.00 Waktu Beijing) menggunakan aplikasi Zoom.

Sekretaris Jenderal LIT, Susanto Sjahri menjelaskan, webinar ini ditargetkan bisa diikuti para pengusaha Indonesia, pengusaha Tiongkok di Indonesia, termasuk para pengusaha dan calon investor di Tiongkok serta para pengusaha di negara ASEAN.

Pembicara dalam webinar ini antara lain Dubes RI di Beijing, Djauhari Oratmangun; Ketua Umum Apindo, Haariyadi B. Sukamdani; Wakil Ketua Umum Lembaga Indonesia Tiongkok, Alim Markus; Eksekutif Bank of China serta eksekutif Bank Indonesia.

Seperti diketahui, transaksi bilateral selama ini senantiasa memakai mekanisme melalui konversi valuta USD walaupun negara mitra usaha mempunyai valutanya sendiri.

“Semakin meningkatnya hubungan perdagangan Tiongkok Indonesia disertai peningkatan investasi pengusaha Tiongkok di Indonesia, akan meningkatkan transaksi mata uang CNY dan IDR. Diharapkan adanya berbagai fasilitas dan regulasi serta teknis implementasi demi menunjang pertumbuhan dan perkembangan hubungan perekonomian bilateral Tiongkok Indonesia. Sejak 2 bulan yang lalu LCS telah diberlakukan terhadap CNY dan IDR,” jelas Susanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11).

LCS diharapkan bisa menunjang kelancaran transaksi CNY-IDR bagi para pengusaha. Lantaran perlu pemahaman terhadap manfaat dalam menerapkan LCS bagi para pengusaha, maka pihaknya merencanakan untuk menyelenggarakan webinar tentang LCS yang diperkirakan cukup praktis untuk sosialisasikan LCS bagi para pengusaha dan pihak yang berkepentingan.

Dijelaskan Susanto, ruang lingkup pemaparan akan berkisar pada dasar regulasi penerapan LCS, teknis pelaksanaan dalam praktek dan keterkaitannya dalam bidang perhitungan dagang, perpajakan dan lain-lain.

Untuk itu juga telah didapatkan dukungan dari KBRI, Kantor Perwakilan BI di Beijing, Kedubes Tiongkok di Jakarta, dan beberapa organisasi lainnya (sedang dalam proses)

“Diharapkan kegiatan ini dapat merupakan agenda yang menarik, serta dapat diketahui secara meluas, maka penyelenggara akan mengajak kerja sama media massa nasional, baik media cetak, online/website dan Kantor Berita Tiongkok juga,” kata Susanto.

 

Komentar