Rabu, 17 Juni 2026 | 18:05
NEWS

Sanksi Pidana Menanti Bagi yang Nekat Terbangkan Drone Saat Balapan di Sirkuit Mandalika

Sanksi Pidana Menanti Bagi yang Nekat Terbangkan Drone Saat Balapan di Sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika (Dok PUPR)

ASKARA - Pengguna Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone diingatkan tak sembarangan menerbangkan pesawat tanpa awak atau unmanned itu saat ajang balap World Superbike (WSBK) di Pertamina International Street Circuit di Mandalika pekan depan.

Jika ada oknum pilot drone yang nekat menerbangkan pesawat, akan disanksi sesuai aturan Kementerian Perhubungan. 

"Penerbangan drone harus dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan penyelenggara. Kalau itu dilanggar bisa diberikan saksi pidana," kata Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Akar Marwan di Lombok Tengah, NTB, Jumat (12/11).

Jika ada yang menerbangkan drone saat balapan, akan dilakukan penindakan oleh petugas keamanan yang telah disiagakan. 

"Jangan sampai saat menerbangkan pesawat drone bisa mengganggu balapan," ujarnya.

Yang perlu diketahui, pemegang hak siar pada balapan WSBK maupun MotoGP adalah Dorna Sport. Sehingga drone tidak boleh terbang sembarangan saat balapan berlangsung.

Untuk meningkatkan pengetahuan para komunitas drone di Indonesia, APDI telah melakukan sosialisasi tentang aturan dan etika dalam penerbangan pesawat drone.

Yang perlu diperhatikan agar aman menerbangkan drone, yakni mengetahui seluruh peraturan mengenai penerbangan pesawat. 

Akar Marwan mengimbau kepada semua pengguna drone di Indonesia maupun yang ada di NTB untuk bisa menjaga keamanan dan mendukung ajang balap WSBK. 

"Semoga para pengguna drone akan turut menjaga kondusifitas saat balapan WSBK maupun MotoGP," pungkasnya. (ant/jpnn)

Komentar