Minggu, 07 Juni 2026 | 03:35
MILITER

Jenderal Andika Perkasa, Menantu AM Hendropriyono yang Dipilih Jokowi Jadi Calon Panglima TNI, Ini Profilnya

Jenderal Andika Perkasa, Menantu AM Hendropriyono yang Dipilih Jokowi Jadi Calon Panglima TNI, Ini Profilnya
Jenderal TNI Andika Perkasa (Dery Ridwansah/JawaPos.com )

ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencalonkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa resmi sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun bulan November ini.

Lalu, bagaimana perjalanan karir, profil, biodata, serta prestasi menantu Jenderal (Purn) AM Hendropriyono itu.

Jenderal Andika Perkasa merupakan Kepala Staf Angkatan Darat atau KASAD TNI yang lulus dari George Washingto University dan National Defense University.

Jenderal Andika Perkasa pernah memimpin sejumlah lembaga di bawah TNI AD sebelum menjadi jenderal penuh pada tahun 2018 lalu.

Karir Andika Perkasa tergolong cepat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Bahkan, Andika pernah ditunjuk sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) pada tahun 2014 lalu.

Tak butuh waktu lama atau tepatnya dua tahun kemudian, Andika Perkasa pindah tugas menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura pada tahun 2016.

Menjabat Pangdam, pangkatnya naik menjadi Letnan Jenderal saat diberi amanat baru sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) pada tahun 2018.

Pun tidak butuh waktu lama, Andika Perkasa disematkan pangkat jenderal penuh dan mengamban amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.

Sejumlah pendidikan militer pernah dijalani Andika Perkasa yakni Akademi Militer atau Akmil pada tahun 1987, Sesarcab Infanteri, Pendidikan Komando, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada tahun 1999/2000, Sesko TNI dan Lemhannas RI.

Andika Perkasa lahir di Bandung, 21 Desember 1964. Jenderal berusia 56 tahun ini merupakan suami dari Diah Erwiany, putri Mantan Kepala Badan Intelegen Negara (BIN), Jenderal (purn) AM Hendropriyono.

Komentar