Rabu, 22 Juli 2026 | 17:19
MILITER

Tiga Warga Sipil Tewas di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku

Tiga Warga Sipil Tewas di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku
Aksi gerombolan OPM terhadap warga sipil (Dok Koops TNI)

ASKARA - Duka kembali menyelimuti Papua Pegunungan. Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Senin (20/7/2026).

Korban dilaporkan terdiri atas sepasang suami istri, Kumis Kogoya beserta istrinya, serta seorang perempuan dari Suku Unaukam. Hingga kini, identitas lengkap korban dan kronologi kejadian masih didalami aparat berwenang.

Informasi awal yang diterima menyebutkan, kelompok yang diduga dipimpin Kopitua Heluka selaku Danops Kodap Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut melalui pernyataan yang dipublikasikan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB. Klaim tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman aparat.

Peristiwa itu menambah deretan aksi kekerasan yang menelan korban warga sipil di Papua. Kehilangan nyawa masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik dinilai sebagai tragedi kemanusiaan yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat setempat.

Koops TNI Habema menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa setiap warga negara berhak hidup aman, bekerja, membesarkan keluarga, serta menjalani kehidupan tanpa ancaman kekerasan.

Menindaklanjuti insiden tersebut, Koops TNI Habema memperkuat koordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, pengejaran terhadap pelaku, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat dan mencegah terulangnya aksi serupa.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa seluruh tindakan aparat akan tetap mengedepankan profesionalisme, ketepatan sasaran, dan kepatuhan terhadap hukum.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tidak ada satu pun masyarakat yang seharusnya kehilangan nyawa akibat aksi kekerasan. Koops TNI Habema akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujarnya.

Koops TNI Habema menilai keamanan menjadi prasyarat utama bagi berlangsungnya kehidupan masyarakat. Dengan situasi yang kondusif, aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perekonomian, dan pembangunan dapat berjalan sehingga masyarakat memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.

Koops TNI Habema juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Perkembangan penyelidikan dan proses penegakan hukum terhadap pelaku masih terus berlangsung. Aparat belum menyampaikan keterangan lebih lanjut mengenai motif maupun detail peristiwa hingga proses investigasi selesai.

 

Komentar